Latihan Kimia Kelas X Tata Nama Senyawa
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 4
2. 2
3. 2
4. 2
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Minyak bumi merupakan energi fosil yang diolah menjadi berbagai macam bahan bakar. Minyak bumi tersusun dari banyak senyawa kimia, terutama senyawa hidrokarbon, yang biasanya dipisahkan berdasarkan perbedaan titik didih. Beberapa senyawa hidrokarbon yang paling banyak terkandung dalam minyak bumi adalah metana, etana, dan propana. Rumus kimia dari senyawa tersebut secara berturut-turut adalah ....

    A

    CH4, C2H6, dan C3H8

    B

    CH4, C2H5, dan C3H8

    C

    CH4, C2H6, dan C3H6

    D

    CH4, C2H5, dan C3H6

    E

    CH4, C2H5, dan C3H10

    Pembahasan:

    Senyawa yang terkandung dalam minyak bumi adalah senyawa organik yang tata namanya lebih kompleks. Rumus kimia dari kandungan minyak bumi tersebut adalah sebagai berikut.

    Metana = CH4

    Etana = C2H6

    Propana = C3H8

    Ketiganya merupakan senyawa hidrokarbon kelompok alkana.

    Jadi, rumus kimia dari ketiga kandungan minyak bumi adalah metana, etana, dan propana.

  • Pilgan

    Pasangan rumus dan nama senyawa berikut yang tidak tepat adalah ....

    A

    SO2 = Belerang dioksida

    B

    P2O5 = Difosfor pentaoksida

    C

    CS2 = Karbon disulfida

    D

    CO = Monokarbon monoksida

    E

    CO2 = Karbon dioksida

    Pembahasan:

    Senyawa-senyawa tersebut merupakan senyawa kovalen biner (senyawa yang terbentuk dari dua unsur yang berbeda). Tata namanya mengikuti aturan berikut:

    • Penulisan tata nama senyawa biner didahului unsur yang lebih elektropositif diikuti unsur yang lebih elektronegatif (lebih cenderung menarik elektron dalam ikatan kovalen).
    • Atom yang di depan disebut sesuai dengan nama unsurnya dan diikuti nama unsur berikutnya dengan akhiran -ida
    • Jumlah atom (angka subskrip) disebut awalan dengan menggunakan angka latin seperti pada tabel berikut:

    Berikut penjelasan dari masing-masing pilihan jawaban:

    Pilihan jawaban: SO2 = Belerang dioksida (Benar)

    • Unsur S merupakan unsur yang lebih elektropositif daripada unsur O, sehingga namanya disebutkan terlebih dahulu yaitu "belerang".
    • Jumlah atom S = 1, sehingga tidak perlu disebutkan angka latinnya.
    • Jumlah atom O = 2, maka harus diawali dengan angka latin di- menjadi "dioksida".


    Pilihan jawaban: CS2 = Karbon disulfida (Benar)

    • Unsur C merupakan unsur yang lebih elektropositif daripada S, sehingga namanya disebutkan terlebih dahulu yaitu "karbon".
    • Jumlah atom C = 1, sehingga tidak perlu disebutkan angka latinnya.
    • Jumlah atom S = 2, maka diawali dengan angka latin di- menjadi "disulfida".


    Pilihan jawaban: P2O5 = Difosfor pentaoksida (Benar)

    • Unsur P merupakan unsur yang lebih elektropositif daripada O, sehingga namanya disebutkan terlebih dahulu yaitu "fosfor".
    • Jumlah atom P = 2, maka diawali dengan angka latin di- menjadi "difosfor".
    • Jumlah atom O = 5, maka diawali dengan angka latin penta- menjadi "pentaoksida".

    Pilihan jawaban: CO = Monokarbon monoksida (Tidak Benar)

    • Unsur C merupakan unsur yang lebih elektropositif daripada O, sehingga namanya disebutkan terlebih dahulu yaitu "karbon".
    • Jumlah atom C = 1, sehingga tidak perlu disebutkan angka latinnya.
    • Jumlah atom O = 1 dan khusus senyawa CO, angka latin mono- disebutkan menjadi "monooksida".
    • Nama senyawa CO adalah karbon monoksida.


    Pilihan jawaban: CO2 = karbon dioksida (Benar)

    • Unsur C merupakan unsur yang lebih elektropositif daripada O, sehingga namanya disebutkan terlebih dahulu yaitu "karbon".
    • Jumlah atom C = 1, sehingga tidak perlu disebutkan angka latinnya.
    • Jumlah atom O = 2, maka diawali dengan angka latin di- menjadi "dioksida".


    Jadi, pasangan rumus dan nama senyawa yang tidak tepat adalah CO = monokarbon monoksida.

  • Pilgan

    Perhatikan tabel berikut!

    Berdasarkan tabel tersebut, nama senyawa yang sesuai dengan rumus kimianya adalah ....

    A

    1 dan 2

    B

    3 dan 4

    C

    1 dan 3

    D

    2 dan 3

    E

    1 dan 4

    Pembahasan:

    Senyawa-senyawa pada tabel merupakan senyawa asam. Senyawa-senyawa tersebut terdiri atas ion positif monoatomik (memiliki satu jenis atom) dan ion negatif poliatomik (memiliki lebih dari dua jenis atom). Ion negatif poliatomik memiliki nama dengan pola tertentu bergantung jumlah atom oksigen yang menyusunnya.

    HClO : Asam hipoklorit

    HClO2 : Asam klorit

    HClO3 : Asam klorat

    HClO4 : Asam perklorat

    Jadi, rumus kimia yang sesuai dengan namanya, yaitu 1 dan 3.

  • Pilgan

    Buah jeruk termasuk buah yang sangat populer di dunia. Rasa dari buah jeruk sangat beragam bergantung dari jenis jeruk tersebut. Namun, buah jeruk identik dengan rasa masam. Rumus dan nama senyawa yang terdapat dalam buah jeruk yang tepat adalah ....

    A

    asam karbonat = H2CO3

    B

    asam klorida = HCl

    C

    asam laktat = C3H6O3

    D

    asam malat = C4H6O5

    E

    asam sitrat = C6H8O7

    Pembahasan:

    Senyawa yang terdapat dalam jeruk adalah asam sitrat dengan rumus kimia C6H8O7. Tata nama asam yang ada dalam buah-buahan sebagian merupakan nama dagangnya, bukan tata nama yang telah ditetapkan IUPAC. Tata nama asam sitrat berdasarkan IUPAC yaitu asam 2-hidroksi-1,2,3-propana trikarboksilat.

  • Pilgan

    Berikut tata nama yang menunjukkan senyawa kovalen biner, kecuali ....

    A

    karbon dioksida

    B

    natrium klorida

    C

    karbon disulfida

    D

    dinitrogen tetraoksida

    E

    difosfor pentaoksida

    Pembahasan:

    Senyawa kovalen biner adalah senyawa yang terbentuk dari dua unsur yang berbeda, melalui ikatan kovalen (menggunakan bersama-sama pasangan elektron). Tata nama senyawa kovalen biner memiliki beberapa aturan berikut.

    1. Didahului dengan unsur yang lebih elektropositif dan diikuti unsur yang lebih elektronegatif
    2. Unsur yang di depan disebut sesuai nama unsurnya dan diikuti unsur berikutnya dengan menambah akhiran -ida.
    3. Jumlah atom (angka subskrip) disebut sebagai awalan dengan menggunakan angka latin seperti pada tabel berikut:

    Berikut ini penjelasan dari masing-masing pilihan:

    Dinitrogen tetraoksida = N2O4

    • di = 2 atom
    • nitrogen = nama dari unsur N
    • tetra = 4 atom
    • oksida = nama dari unsur O dalam senyawa

    Senyawa tersebut merupakan senyawa kovalen biner karena terbentuk dari 2 unsur, yaitu N dan O, melalui ikatan kovalen.


    Karbon disulfida = CS2

    • karbon = nama dari unsur C
    • di = 2 atom
    • sulfida = nama dari unsur S dalam senyawa

    Senyawa tersebut merupakan senyawa kovalen biner karena terbentuk dari 2 unsur, yaitu C dan S, melalui ikatan kovalen.


    Difosfor pentaoksida = P2O5

    • di = 2 atom
    • fosfor = nama dari unsur P
    • penta = 5 atom
    • oksida = nama dari unsur O dalam senyawa

    Senyawa tersebut merupakan senyawa kovalen biner karena terbentuk dari 2 unsur, yaitu P dan O, melalui ikatan kovalen.


    Karbon dioksida = CO2

    • karbon = nama dari unsur C
    • di = 2 atom
    • oksida = nama dari unsur O dalam senyawa

    Senyawa tersebut merupakan senyawa kovalen biner karena terbentuk dari 2 unsur, yaitu C dan O, melalui ikatan kovalen.


    Natrium klorida = NaCl

    • natrium = nama dari unsur Na
    • klorida = nama dari ion Cl-

    Senyawa tersebut merupakan senyawa biner karena terbentuk dari 2 unsur, yaitu Na dan Cl. Namun, kedua unsur berikatan dengan membentuk senyawa ion: NaCl \longrightarrow Na+ + Cl-


    Jadi, tata nama yang bukan menunjukkan senyawa kovalen biner adalah natrium klorida = NaCl.

  • Pilgan

    Tata nama dari senyawa Na2CrO4 dan MgCr2O7 secara berturut-turut adalah ....

    A

    dinatrium dikromat dan magnesium kromat

    B

    natrium(II) kromat dan magnesium dikromat

    C

    natrium kromat dan magnesium dikromat

    D

    natrium dikromat dan magnesium dikromat

    E

    dinatrium kromat dan magnesium dikromat

    Pembahasan:

    Senyawa Na2Cr2O4 dan MgCr2O7 merupakan senyawa ion karena terbentuk dari kation dan anion. Tata nama senyawa ion yaitu menyebutkan nama kationnya terlebih dahulu, baru dilanjutkan nama anionnya.

    • Na2Cr2O4 = natrium kromat

    2Na+ + CrO42- \rightarrow Na2CrO4

    Senyawa Na2Cr2O4 terbentuk dari ion Na+ yang merupakan unsur golongan IA, sehingga tata namanya sesuai nama unsurnya, yaitu ion natrium. Sementara, ion CrO42- merupakan ion poliatomik dengan nama ion kromat. Nama dari senyawa Na2Cr2O4 adalah natrium kromat.

    • MgCr2O7 = magnesium dikromat

    Mg2+ + Cr2O72- \rightarrow MgCr2O7

    Senyawa MgCr2O7 terbentuk dari ion Mg2+ yang merupakan unsur golongan IIA, sehingga tata namanya sesuai nama unsurnya, yaitu ion magnesium. Sementara, ion Cr2O72- merupakan ion poliatomik dengan nama ion dikromat. Nama dari senyawa MgCr2O7 adalah magnesium dikromat.


    Jadi tata nama dari senyawa Na2CrO4 dan MgCr2O7 secara berturut-turut adalah natrium kromat dan magnesium dikromat.

  • Pilgan

    Nama senyawa dari CaCO3 adalah ....

    A

    kalium karbonat

    B

    kalsium(II) karbonat

    C

    kalsium karbonat

    D

    kalsium trikarbonat

    E

    kalium(II) karbonat

    Pembahasan:

    Senyawa CaCO3 merupakan senyawa ion, berikut penjelasan dari masing-masing pilihan jawaban:

    Pilihan jawaban = kalium karbonat (Salah)

    Karena unsur Ca merupakan lambang dari unsur kalsium, bukan kalium yang memiliki lambang K.


    Pilihan jawaban = kalsium trikarbonat (Salah)

    Karena pada senyawa ion, tidak ada aturan untuk memberikan awalan latin, seperti mono, di, tri, tetra, dll.


    Pilihan jawaban kalium(II) karbonat (Salah)

    Karena disebabkan beberapa hal berikut.

    • Ca merupakan lambang unsur dari unsur kalsium, bukan kalium yang memiliki simbol K
    • Kation dalam senyawa CaCO3 berupa ion Ca2+ yang merupakan unsur golongan IIA yang hanya dapat membentuk satu ion, sehingga tata nama mengikuti nama unsurnya, tanpa angka romawi. Penulisan angka romawi setelah nama kation digunakan jika kation berupa unsur golongan transisi yang dapat membentuk lebih dari satu ion.


    Pilihan jawaban = kalsium(II) karbonat (Salah)

    Karena kation Ca2+ merupakan unsur golongan IIA yang hanya dapat membentuk satu ion, sehingga tata nama mengikuti nama unsurnya, tanpa angka romawi. Penulisan angka romawi setelah nama kation digunakan jika kation berupa unsur golongan transisi yang dapat membentuk lebih dari satu ion,


    Pilihan jawaban kalsium karbonat (Benar)

    Persamaan reaksi, jika CaCO3 diionkan:

    CaCO3 \rightarrow Ca2+ + CO32-

    CaCO3 terdiri dari kation Ca2+ yang merupakan unsur golongan IIA, yang tata namanya mengikuti nama dari logamnya, yaitu ion kalsium. Sementara anion CO32- merupakan ion oksi yang bernama ion karbonat.

    Jadi, CaCO3 memiliki nama kalsium karbonat.

  • Pilgan

    Pernyataan yang benar untuk senyawa Hg2CO3 adalah ....

    A

    tersusun dari kation poliatomik

    B

    termasuk senyawa kovalen

    C

    terbentuk dari ion Hg2+ dan CO32-

    D

    tersusun dari anion monoatomik

    E

    memiliki nama merkuri(I) karbonat

    Pembahasan:
    • Pernyataan: Senyawa Hg2CO3 termasuk senyawa kovalen (Salah)

    Senyawa Hg2CO3 merupakan senyawa ionik karena terdiri dari kation Hg+ dan anion CO32-, dibuktikan dengan persamaan reaksi berikut:

    Hg2CO3 \longrightarrow 2Hg+ + CO32-

    • Pernyataan: Senyawa Hg2CO3 tersusun dari kation poliatomik (Salah)

    Kation dari senyawa Hg2CO3 adalah Hg+ yang merupakan kation monoatomik (ion yang terdiri dari satu atom).

    • Pernyataan: Senyawa Hg2CO3 tersusun dari anion monoatomik (Salah)

    Anion dari senyawa Hg2CO3 adalah CO32- yang merupakan anion poliatomik (ion yang terdiri dari dua atom atau lebih).

    • Pernyataan: Senyawa Hg2CO3 terbentuk dari ion Hg2+ dan CO32- (Salah)

    Senyawa Hg2CO3 terdiri dari kation Hg+ dan anion CO32-

    • Pernyataan: Senyawa Hg2CO3 memiliki nama merkuri(I) karbonat (Benar)

    Senyawa Hg2CO3 tersusun dari anion dan kation yang memiliki aturan tata nama sebagai berikut:

    \rightarrow Hg merupakan unsur golongan transisi dan dapat membentuk lebih dari satu ion, yaitu Hg+ dan Hg2+ sehingga setelah menyebutkan nama unsurnya, maka harus diikuti jumlah muatan dalam angka romawi, yaitu merkuri(I)

    \rightarrow CO32- merupakan ion oksi yang memiliki nama ion karbonat.

    Jadi, pernyataan yang benar untuk senyawa Hg2CO3 adalah nama senyawanya yaitu merkuri(I) karbonat.

  • Pilgan

    Berikut ini yang merupakan senyawa kovalen biner dan termasuk molekul diatomik adalah ....

    A

    Cl2

    B

    H2O

    C

    BrCl

    D

    CO2

    E

    CH3Br

    Pembahasan:

    Senyawa kovalen biner adalah senyawa yang terbentuk dari dua unsur yang berbeda.

    Molekul diatomik adalah molekul yang terdiri dari dua atom, baik yang sejenis ataupun berbeda jenis.

    Berikut penjelasan dari masing-masing pilihan :

    Cl2

    • Cl2 merupakan molekul diatomik karena terdiri dari dua atom.
    • Cl2 bukan merupakan senyawa kovalen biner karena hanya terdiri dari satu unsur, yaitu Cl.

    BrCl

    • BrCl merupakan molekul diatomik karena terdiri dari dua atom, yaitu satu atom Br dan satu atom Cl.
    • BrCl juga merupakan senyawa kovalen biner karena terdiri dari dua unsur yang berbeda, yaitu unsur Br dan Cl.

    H2O

    • H2O bukan merupakan molekul diatomik karena tersusun dari tiga atom (triatomik).
    • H2O merupakan senyawa kovalen biner karena terdiri dari dua unsur yang berbeda, yaitu unsur H dan unsur O.

    CO2

    • CO2 bukan merupakan molekul diatomik karena tersusun dari tiga atom (triatomik).
    • CO2 merupakan senyawa kovalen biner karena terdiri dari dua unsur yang berbeda, yaitu unsur C dan unsur O.

    CH3Br

    • CH3Br bukan merupakan molekul diatomik karena tersusun lebih dari tiga atom (poliatomik).
    • CH3Br bukan merupakan senyawa kovalen biner karena terdiri dari tiga unsur yang berbeda, yaitu unsur C, H, dan Br.


    Jadi, yang merupakan senyawa kovalen biner dan termasuk molekul diatomik adalah BrCl.

  • Pilgan

    Perhatikan tabel berikut!

    Pasangan rumus dan nama dari anion-anion tersebut yang benar adalah ....

    A

    1c - 2d - 3g - 4h - 5b - 6a

    B

    1d - 2c - 3h - 4g - 5b - 6a

    C

    1d - 2c - 3g - 4h - 5b - 6a

    D

    1d - 2c - 3f - 4h - 5b - 6a

    E

    1d - 2c - 3g - 4h - 5a - 6b

    Pembahasan:

    Ion-ion negatif atau anion yang terdapat pada tabel adalah ion negatif poliatomik yang tata namanya mengikuti pola tertentu. Ion-ion yang mengandung oksigen (ion oksi) diberi nama dari atom non-oksigennya dan diakhiri dengan -it (jika jumlah atom oksigen lebih kecil) dan diakhiri dengan -at (jika jumlah atom oksigen lebih banyak). Berikut rumus dan nama anion poliatomik yang tepat.

    Jadi, pasangan rumus dan nama dari anion-anion tersebut yang benar adalah 1d - 2c - 3g - 4h - 5b - 6a.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 155.841 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.