Diketahui:

Berdasarkan tabel:
Pada trafo 1
Jumlah lilitan primer Np1 = 900 lilitan
Jumlah lilitan sekunder Ns1 = 30 lilitan
Arus primer Ip1 = 5 A
Arus sekunder Is1 = 90 A
Tegangan primer Vp1 = 360 V
Tegangan sekunder Vs1 = 12 V
Pada trafo 2
Jumlah lilitan primer Np2 = X
Jumlah lilitan sekunder Ns2 = 12 lilitan
Arus primer Ip2 = 3 A
Arus sekunder Is2 = 8 A
Tegangan primer Vp2 = 120 V
Tegangan sekunder Vs2 = Y
Efisiensi trafo 2 η2=32η1
Ditanya:
Nilai X Np2 =?
Nilai Y Vs2 =?
Dijawab:
Menentukan efisiensi trafo 1
Efisiensi trafo merupakan perbandingan antara daya keluaran (sekunder) dengan daya masukan (primer) dan dirumuskan dengan persamaan berikut.
η=(PpPs)100%=(VpIpVsIs)100%
Sehingga,
η1=(Vp1Ip1Vs1Is1)100%
η1=((360)(5)(12)(90))100%
η1=(1.8001.080)100%
η1=(0,6)100%
η1=60%
Menentukan efisiensi trafo 2
Efisiensi trafo 2 adalah 32 efisiensi trafo 1, sehingga:
η2=32η1
η2=32(60%)
η2=3120%
η2=40%
Menentukan nilai X
Nilai X merupakan jumlah lilitan dari kumparan primer trafo 2.
Karena
VsVp=NsNp → V∼N
Maka, persamaan efisiensi trafo dapat diubah menjadi:
η=(NpIpNsIs)100%.
Sehingga,
η2=(Np2Ip2Ns2Is2)100%
100%η2=(Np2Ip2Ns2Is2)
Np2Ip2=(100%η2)Ns2Is2
Np2=(100%η2)(Ip2)Ns2Is2
Np2=(100%40%)(3)(12)(8)
Np2=(0,4)(3)(12)(8)
Np2=1,296
Np2=80 lilitan
Menentukan nilai Y
Nilai Y merupakan nilai dari tegangan sekunder trafo 2, sehingga:
η2=(Vp2Ip2Vs2Is2)100%
100%η2=(Vp2Ip2Vs2Is2)
Vs2Is2=(100%η2)(Vp2Ip2)
Vs2=Is2(100%η2)(Vp2Ip2)
Vs2=8(100%40%)(120)(3)
Vs2=8(0,4)(120)(3)
Vs2=8144
Vs2=18 V
Jadi, nilai X dan Y berturut-turut adalah 80 lilitan dan 18 V.