Latihan Fisika Kelas XI Cepat Rambat dan Gejala Gelombang Bunyi
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
Benar
0
Salah
3
Dilewati
7

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 40
2. 4
3. 3
4. 3
5. 2
6+. 0
  • Pilgan

    Mengapa pada saat musim penghujan suara klakson kendaraan dapat terdengar hingga jarak yang lebih jauh dibandingkan pada musim kemarau?

    A

    Bunyi merambat pada saat hujan saja.

    B

    Cepat rambat bunyi pada area kering lebih besar dibandingkan cepat rambat bunyi pada area lembap.

    C

    Cepat rambat bunyi terhalang air hujan.

    D

    Cepat rambat bunyi pada area lembaP lebih besar dibandingkan cepat rambat bunyi pada area kering.

    E

    Bunyi terdengar sama saja baik pada saat musim penghujan ataupun kemarau.

    Pembahasan:

    Bunyi merupakan gelombang longitudinal yang dihasilkan dari benda yang bergetar. Dalam perambatannya dari satu tempat ke tempat lain, gelombang bunyi akan membutuhkan waktu.

    Jika dilihat dari kelembapan udara, cepat rambat bunyi pada daerah lembap akan bernilai lebih besar. Sehingga pada daerah lembap, bunyi dapat mencapai hingga ke tempat yang jaraknya terbilang jauh dibandingkan pada daerah kering.

    Jadi, cepat rambat bunyi pada keadaan lembap lebih besar daripada cepat rambat bunyi saat keadaan kering sehingga dapat mencapai tempat yang jaraknya lebih jauh pada saat musim penghujan dibandingkan musim kemarau.

  • Pilgan

    Salah satu contoh pemanfaatan dawai adalah ....

    A

    kendang

    B

    gitar

    C

    suling

    D

    tifa

    E

    drum

    Pembahasan:

    Jawab:

    Dawai adalah tali, senar atau benang yang dapat menghasilkan bunyi pada frekuensi tertentu bergantung dengan panjang dawai, rapat massa dawai dan tegangan yang diberikan. Dawai sangat berguna terutama dalam bidang musik sebagai alat-alat musik beberapa di antaranya adalah gitar, biola, kentrung dan harpa.

    Sekarang mari kita analisis penggunaan dawai berdasarkan opsi yang diberikan pada soal.

    (1) Kendang, tifa dan drum adalah alat musik yang dimainkan dengan cara ditepuk dan tidak memiliki dawai.

    (2) Suling adalah alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup. Terbuat dari pipa panjang dengan sejumlah lubang dan salah satu ujungnya terbuka.

    (3) Gitar adalah alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. Badan gitar biasanya terbuat dari kayu dan memiliki beberapa jumlah senar.

    Jadi, yang termasuk pemanfaatan dawai adalah gitar.

  • Pilgan
    0

    Sebuah garpu tala dibunyikan menghasilkan frekuensi 20 Hz dan panjang gelombang 8 cm. Berapa cepat rambat bunyi yang dihasilkan garpu tala?

    A

    1,6 m/s

    B

    1,8 m/s

    C

    1,3 m/s

    D

    1,5 m/s

    E

    2,0 m/s

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Frekuensi garpu tala ff = 20 Hz

    Panjang gelombang garpu tala λ\lambda = 8 cm = 0,08 m

    Ditanya:

    Cepat rambat garpu tala v=?v=?

    Jawab:

    Bunyi merupakan gelombang longitudinal yang dihasilkan dari benda yang bergetar. Dalam perambatannya dari satu tempat ke tempat lain, gelombang bunyi akan membutuhkan waktu. Sementara garpu tala adalah sebuah alat yang bergigi dua layaknya garpu dan akan beresonansi dengan frekuensi tertentu jika digetarkan.

    Cepat rambat bunyi adalah kelajuan bunyi yang dinyatakan dengan perbandingan jarak dan waktu tempuh bunyi. Lamda adalah panjang gelombang bunyi yang dihasilkan. Frekuensi adalah jumlah getaran yang dihasilkan bunyi setiap detiknya.

    Untuk mencari besar cepat rambat bunyi garpu tala, kita dapat menggunakan persamaan v=λf.v=\lambda f.

    v=λfv=\lambda f

    =(20)(0,08)=1,6=\left(20\right)\left(0,08\right)=1,6 m/s.

    Jadi, besar cepat rambat bunyi adalah 1,6 m/s.

  • Pilgan
    0

    Pipa organa tertutup memiliki panjang kolom 100 cm. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 m/s, maka frekuensi nada atas ketiga sebesar ... Hz.

    A

    550

    B

    595

    C

    600

    D

    260

    E

    250

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Panjang pipa ll = 100 cm = 1 m

    Cepat rambat bunyi di udara vv = 340 m/s

    Ditanya:

    Frekuensi nada atas ketiga f3=?f_3=?

    Jawab:

    Pipa organa tertutup adalah sebatang pipa yang salah satu ujungnya terbuka dan satu ujung lainnya tertutup. Pipa organa tertutup dapat menghasilkan nada dengan frekuensi tertentu apabila pipa ditiup dan bergantung dengan panjang pipa dan cepat rambat bunyi di udara.

    Untuk mencari frekuensi nada yang dihasilkan oleh pipa organa tertutup, kita dapat menggunakan persamaan fn=(2n+14l)vf_n=\left(\frac{2n+1}{4l}\right)v.

    fn=(2n+14l)vf_n=\left(\frac{2n+1}{4l}\right)v

    f3=(2(3)+14l)vf_3=\left(\frac{2\left(3\right)+1}{4l}\right)v

    =(74l)v=\left(\frac{7}{4l}\right)v

    =(74(1))340=595=\left(\frac{7}{4\left(1\right)}\right)340=595 Hz

    Jadi, besar frekuensi nada atas ketiga pipa organa tertutup adalah 595 Hz.

  • Pilgan

    Kedalaman laut lepas akan diukur menggunakan pantulan gelombang ultrasonik dari atas kapal. Getaran diterima kembali setelah menempuh waktu selama 12 detik. Jika cepat rambat bunyi di dalam air 1.200 m/s, maka kedalaman laut tersebut adalah ... m.

    A

    600

    B

    7.200

    C

    3.600

    D

    2.400

    E

    4.800

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Waktu getaran hingga diterima kembali tt = 12 s

    Cepat rambat bunyi di air vv = 1.200 m/s

    Ditanya:

    Kedalaman laut s=?s=?

    Jawab:

    Bunyi adalah gelombang longitudinal yang dalam perambatannya membutuhkan medium. Salah satu pemanfaatan bunyi adalah untuk mengukur kedalaman laut dengan menggunakan persamaan v=stv=\frac{s}{t}.

    v=stv=\frac{s}{t}

    s=vts=vt

    Namun yang perlu diperhatikan adalah waktu yang ditempuh bunyi selama 12 sekon adalah waktu tempuh bolak-balik. Sementara untuk mengukur kedalaman laut, waktu yang digunakan hanyalah untuk satu kali perjalanan pergi atau balik, sehingga waktu yang ditempuh bunyi harus dibagi dua. Persamaan menjadi:

    s=vt2s=\frac{vt}{2}

    =(1.200)(12)2=\frac{\left(1.200\right)\left(12\right)}{2}

    =7.200=7.200 m

    Jadi, kedalaman laut adalah 7.200 meter.

  • Pilgan

    Sebuah mobil pemadam kebakaran menyalakan sirine dengan frekuensi fs.f_{s.} Sementara itu, seorang anak yang berdiri di pinggir jalan memperhatikan mobil pemadam yang bergerak mendekatinya dengan kecepatan vsv_s. Jika cepat rambat bunyi di udara dinyatakan dalam vv, maka persamaan frekuensi yang didengar anak dapat dinyatakan dengan ....

    A

    fp=vv+vsfsf_p=\frac{v}{v+v_s}f_s

    B

    fp=vv+vpfsf_p=\frac{v}{v+v_p}f_s

    C

    fp=vvvpfsf_p=\frac{v}{v-v_p}f_s

    D

    fp=vvvsfsf_p=\frac{v}{v-v_s}f_s

    E

    fp=0f_p=0

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kecepatan sumber vsv_s 

    Cepat rambat bunyi di udara vv

    Frekuensi sumber fsf_s

    Ditanya:

    Frekuensi pendengar fp=?f_p=?

    Jawab:

    Konsep yang digunakan pada kasus kali ini adalah Efek Doppler. Efek Doppler adalah sebuah peristiwa yang disebabkan oleh perubahan frekuensi atau panjang gelombang terhadap seorang penerima yang sedang bergerak relatif terhadap sumber gelombang.

    Efek Doppler dirumuskan dengan persamaan fp=v±vpv ±vsfsf_p=\frac{v\pm v_p}{v\text{ }\pm v_s}f_s dengan perjanjian sebagai berikut.

    (1) Kecepatan sumber vsv_s akan bernilai positif (+) jika menjauhi pendengar dan bernilai negatif (-) jika mendekati pendengar.

    (2) Kecepatan pendengar vpv_p akan bernilai positif (+) jika mendekati sumber dan bernilai negatif (-) jika menjauhi sumber.

    Sekarang mari kita kembali pada soal. Karena pendengar hanya berdiri di pinggir jalan maka vp=0v_p=0.

    Karena sumber mendekati, maka vsv_s bernilai negatif (-).

    fp=v±vpv±vsfsf_p=\frac{v\pm v_p​}{v\pm v_s}f_s

    =v+0vvsfs=\frac{v+0}{v-v_s}f_s

    =vvvsfs=\frac{v}{v-v_s}f_s

    Jadi, frekuensi pendengar dapat dinyatakan dengan fp=vvvsfs.f_p=\frac{v}{v-v_s}f_s.

  • Pilgan

    Dani berada di dalam kereta api 1 yang sedang berhenti. Pada saat yang sama kereta api 2 bergerak dengan kecepatan 5 m/s sambil membunyikan peluit berfrekuensi 670 Hz. Bila cepat rambat bunyi di udara sebesar 340 m/s, maka berapa perbandingan frekuensi yang didengar jika kereta api 2 bergerak mendekati dan menjauhi kereta api yang dinaiki Dani?

    A

    30 : 33

    B

    33 : 34

    C

    33 : 30

    D

    34 : 30

    E

    34 : 33

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kecepatan sumber vsv_s = 5 m/s

    Cepat rambat bunyi di udara vv = 340 m/s

    Frekuensi sumber fsf_s = 670 Hz

    Ditanya:

    Perbandingan frekuensi pendengar apabila kereta api 2 bergerak mendekati dan menjauhi Dani fpd : fpj?f_{pd}\ :\ f_{pj}?

    Jawab:

    Konsep yang digunakan pada kasus kali ini adalah Efek Doppler. Efek Doppler adalah sebuah peristiwa yang disebabkan oleh perubahan frekuensi atau panjang gelombang terhadap seorang penerima yang sedang bergerak relatif terhadap sumber gelombang.

    Efek Doppler dirumuskan dengan persamaan fp=v±vpv ±vsfsf_p=\frac{v\pm v_p}{v\text{ }\pm v_s}f_s dengan perjanjian sebagai berikut.

    (1) Kecepatan sumber vsv_s akan bernilai positif (+) jika menjauhi pendengar dan bernilai negatif (-) jika mendekati pendengar.

    (2) Kecepatan pendengar vpv_p akan bernilai positif (+) jika mendekati sumber dan bernilai negatif (-) jika menjauhi sumber.

    Sekarang mari kita kembali pada soal. Karena kereta 1 yang ditumpangi Dani dalam keadaan berheti maka

    vp=0v_p=0. Karena soal meminta perbandingan frekuensi pendengar pada saat sumber bergerak mendekati dan menjauhi, maka kita harus mencari satu-satu nilainya.

    (1) Ketika sumber bergerak mendekati kereta yang ditumpangi Dani

    Karena sumber mendekati, maka vsv_s bernilai negatif (-).

    fpd=v±vpv±vsfsf_{pd}=\frac{v\pm v_p​}{v\pm v_s}f_s

    =340+03405(670)=\frac{340+0}{340-5}\left(670\right)

    =340335(670)=680=\frac{340}{335}\left(670\right)=680 Hz

    (2) Ketika sumber bergerak menjauhi kereta yang ditumpangi Dani

    Karena sumber menjauhi, maka vsv_s bernilai positif (+).

    fpj=v±vpv±vsfsf_{pj}=\frac{v\pm v_p​}{v\pm v_s}f_s

    =340+0340+5(670)=\frac{340+0}{340+5}\left(670\right)

    =340345(670)=660=\frac{340}{345}\left(670\right)=660 Hz

    Kemudian kita cari nilai perbandingan keduanya seperti berikut ini.

    fpdfpj=680660=3433\frac{f_{pd}}{f_{pj}}=\frac{680}{660}=\frac{34}{33}

    Jadi, perbandingan frekuensi pendengar apabila kereta api 2 bergerak mendekati dan menjauhi Dani adalah 34 : 33.

  • Pilgan

    Perhatikan massa molekul gas berikut ini.

    Massa relatif hidrogen = 0,00009 g/cm3

    Massa relatif propana = 0,00202 g/cm3

    Massa relatif karbon dioksida = 0,00198 g/cm3

    Massa relatif oksigen = 0,00143 g/cm3

    Massa relatif karbon monoksida = 0,00130 g/cm3

    Pada suhu dan tekanan yang sama, gas manakah yang memiliki cepat rambat bunyi paling besar?

    A

    karbon dioksida

    B

    propana

    C

    karbon monoksida

    D

    oksigen

    E

    hidrogen

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa relatif hidrogen MHM_H = 0,00009 g/cm3

    Massa relatif propana MC3H8=M_{C_3H_8}= 0,00202 g/cm3

    Massa relatif karbon dioksida MCO2M_{CO_2} = 0,00198 g/cm3

    Massa relatif oksigen MO2M_{O_2} = 0,00143 g/cm3

    Massa relatif karbon monoksida MCOM_{CO_{ }} = 0,00130 g/cm3

    Ditanya:

    Gas yang memiliki cepat rambat bunyi paling besar?

    Jawab:

    Bunyi merupakan gelombang longitudinal yang dihasilkan dari benda yang bergetar. Dalam perambatannya dari satu tempat ke tempat lain, gelombang bunyi akan membutuhkan waktu.

    Untuk membuktikan cepat rambat bunyi akan bernilai lebih besar pada medium gas, kita dapat menggunakan persamaan v=γRTMv=\sqrt{\frac{\gamma RT}{M}} dengan γ\gamma adalah tetapan Laplace, RR adalah tetapan umum gas, TT adalah suhu mutlak dan MM adalah massa molekul gas.

    Kemudian kita lakukan perbandingan untuk mengetahui nilai cepat rambat bunyi yang lebih besar.

    γRTMH: γRTMC3H8: γRTMCO2: γRTM(O)2: γRTMCO\sqrt{\frac{\gamma RT}{M_H}}:\ \sqrt{\frac{\gamma RT}{M_{C_3H_8}}}:\ \sqrt{\frac{\gamma RT}{M_{CO_2}}}:\ \sqrt{\frac{\gamma RT}{M_{\left(O\right)_2}}}:\ \sqrt{\frac{\gamma RT}{M_{CO}}}

    Karena dengan γ\gamma, RR, dan TT bernilai konstan, maka dapat kita coret pada masing-masing gas. Sehingga persamaan menjadi:

    1MH: 1MC3H8: 1MCO2: 1M(O)2: 1MCO\sqrt{\frac{1}{M_H}}:\ \sqrt{\frac{1}{M_{C_3H_8}}}:\ \sqrt{\frac{1}{M_{CO_2}}}:\ \sqrt{\frac{1}{M_{\left(O\right)_2}}}:\ \sqrt{\frac{1}{M_{CO}}}

    10,00009: 10,00202: 10,00198: 10,00143: 10,00130\sqrt{\frac{1}{0,00009}}:\ \sqrt{\frac{1}{0,00202}}:\ \sqrt{\frac{1}{0,00198}}:\ \sqrt{\frac{1}{0,00143}}:\ \sqrt{\frac{1}{0,00130}}

    105,4 : 22,25 : 22,47 : 26,44 : 27,74105,4\ :\ 22,25\ :\ 22,47\ :\ 26,44\ :\ 27,74

    Jadi, cepat rambat bunyi terbesar adalah ketika bunyi merambat pada gas hidrogen.

  • Pilgan
    0

    Dua buah gelombang dengan frekuensi masing-masing 250 Hz dan x Hz dibunyikan secara bersamaan. Jika terjadi 10 layangan dalam 2 sekon, maka kemungkinan nilai x adalah ... Hz.

    A

    250

    B

    235

    C

    245

    D

    260

    E

    240

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Frekuensi 1 f1f_1 = 250 Hz

    Jumlah pelayangan nn = 10

    Waktu tt = 2 s

    Ditanya:

    Frekuensi 2 f2f_2 = ?

    Jawab:

    Pelayangan adalah sebuah peristiwa perubahan frekuensi bunyi karena terdapat dua sumber bunyi dengan selisih frekuensi yang berbeda sedikit saja.

    Besarnya frekuensi pelayangan buni dapat dicari menggunakan persamaan fL=ntf_L=\frac{n}{t} atau fL=f1f2f_L=\left|f_1-f_2\right| sesuai dengan informasi yang diberikan soal.

    Untuk mencari nilai frekuensi kedua yang bernilai x Hz, pertama kali kita harus mencari frekuensi pelayangan menggunakan informasi yang diberikan soal yaitu jumlah pelayangan nn dan waktu tt. Sehingga kita akan menggunakan persamaan fL=ntf_L=\frac{n}{t}.

    fL=ntf_L=\frac{n}{t}

    =102=5=\frac{10}{2}=5 Hz

    Setelah mengetahui besar frekuensi pelayangan, kita dapat kita cari besar frekuensi kedua yang bernilai x Hz menggunakan persamaan fL=f1f2f_L=\left|f_1-f_2\right| . Karena frekuensi pelayangan bernilai mutlak maka harus kita cari kedua kemungkinan, yaitu nilai negatif dan positif sebagai berikut.

    fL=f1f2f_L=\left|f_1-f_2\right|

    5=250x5=\left|250-x\right|

    Kini cari untuk masing-masing nilai frekuensi.

    (1) Nilai positif

    5=250x5=\left|250-x\right|

    5=250x5=250-x

    5250=x5-250=-x

    245=x-245=-x

    x=245x=245 Hz

    (2) Nilai negatif

    5=250x5=\left|250-x\right|

    5=(250x)5=-\left(250-x\right)

    5=250+x5=-250+x

    x=5+250=255x=5+250=255 Hz

    Jadi, frekuensi kedua bernilai 245 Hz dan 255 Hz.

  • Pilgan

    Pada sebuah jalan raya sedang terjadi proses pengejaran kawanan perampok oleh polisi. Mobil patroli polisi bergerak dengan kelajuan 50 m/s. Sementara mobil perampok bergerak dengan kelajuan 60 m/s dan mendengar sirine dari mobil patroli polisi sebesar 300 Hz. Jika cepat rambat bunyi di udara 350 m/s, maka besar frekuensi sirine mobil polisi adalah ... Hz.

    A

    490

    B

    450

    C

    480

    D

    460

    E

    500

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kecepatan mobil patroli polisi vsv_s = 50 m/s

    Kecepatan mobil perampok vpv_p = 60 m/s

    Cepat rambat bunyi di udara vv = 350 m/s

    Frekuensi yang didengar perampok fpf_p = 300 Hz

    Ditanya:

    Frekuensi sirine mobil polisi fs=?f_s=?

    Jawab:

    Konsep yang digunakan pada kasus kali ini adalah Efek Doppler. Efek Doppler adalah sebuah peristiwa yang disebabkan oleh perubahan frekuensi atau panjang gelombang terhadap seorang penerima yang sedang bergerak relatif terhadap sumber gelombang.

    Efek Doppler dirumuskan dengan persamaan fp=v±vpv ±vsfsf_p=\frac{v\pm v_p}{v\text{ }\pm v_s}f_s dengan perjanjian sebagai berikut.

    (1) Kecepatan sumber vsv_s akan bernilai positif (+) jika menjauhi pendengar dan bernilai negatif (-) jika mendekati pendengar.

    (2) Kecepatan pendengar vpv_p akan bernilai positif (+) jika mendekati sumber dan bernilai negatif (-) jika menjauhi sumber.

    Sekarang mari kita kembali pada soal. Karena mobil polisi mengejar perampok maka, mobil polisi mendekati perampok (vs=)\left(v_s=-\right) dan mobil perampok menjauhi polisi (vp=)\left(v_p=-\right). Sehingga persamaan menjadi:

    fp=v±vpv±vsfs​f_p=\frac{v\pm v_p​}{v\pm v_s}f_s

    fp=vvpvvsfs​f_p=\frac{v-v_p​}{v-v_s}f_s

    (fp)(vvs)=(vvp)(fs)\left(f_p\right)\left(v-v_s\right)=\left(v-v_p\right)\left(f_s\right)

    fs=vvsvvpfpf_s=\frac{v-v_s}{v-v_p}f_p

    =(35060)(35050)(300)=\frac{\left(350-60\right)}{\left(350-50\right)}\left(300\right)

    =490300(300)=490=\frac{490}{300}\left(300\right)=490 Hz

    Jadi, frekuensi sirine mobil polisi adalah 490 Hz.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.