Latihan Fisika Kelas X Besaran dan Satuan
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
∞
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
∞
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 2
2. 0
3. 0
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Sebuah gaya FF bekerja pada per satuan luas permukaan AA sehingga menghasilkan tekanan sebesar PP. Besaran tekanan dapat dituliskan bentuk dimensinya menjadi ....

    A

    [M][L][T]2\text{[M][L]}\text{[T]}^2

    B

    [M][L]−2[T]−1\text{[M][L]}^{-2}\text{[T]}^{-1}

    C

    [M][L][T]−2\text{[M][L]}\text{[T]}^{-2}

    D

    [M][L]3[T]−2\text{[M][L]}^3\text{[T]}^{-2}

    E

    [M][L]−1[T]−2\text{[M][L]}^{-1}\text{[T]}^{-2}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Gaya FF dan luas permukaan AA

    Ditanyakan:

    Dimensi tekanan PP ?

    Jawab:

    Tekanan P=FAP=\frac{F}{A}, dengan gaya F=maF=ma, percepatan a=vta=\frac{v}{t}, kecepatan v=stv=\frac{s}{t}, dan luas permukaan A=s2A=s^2. Masing-masing besaran memiliki dimensi sebagai berikut.

    [A]=[s]2\left[A\right]=\left[s\right]^2 ⇔([L])2=[L]2\Leftrightarrow\text{([L])}^2=\text{[L]}^2

    [v]=[s][t]\left[v\right]=\frac{\left[s\right]}{\left[t\right]} ⇔[L][T]=[L][T]−1\Leftrightarrow\frac{\text{[L]}}{\text{[T]}}=\text{[L][T]}^{-1}

    [a]=[v][t]\left[a\right]=\frac{\left[v\right]}{\left[t\right]} ⇔[L][T]−1[T]=[L][T]−2\Leftrightarrow\frac{\text{[L][T]}^{-1}}{\text{[T]}}=\text{[L][T]}^{-2}

    [F]=[m][a]\left[F\right]=\left[m\right]\left[a\right] ⇔[M]([L][T]−2)=[M][L][T]−2\Leftrightarrow\text{[M]}\left(\text{[L][T]}^{-2}\right)=\text{[M]}\text{[L][T]}^{-2}

    maka, dimensi tekanan menjadi:

    [P]=[F][A]\left[P\right]=\frac{\left[F\right]}{\left[A\right]} ⇔[M][L][T]−2[L]2=[M][L]−1[T]−2\Leftrightarrow\frac{\text{[M][L][T]}^{-2}}{\text{[L]}^2}=\text{[M][L]}^{-1}\text{[T]}^{-2}

    Jadi, dimensi tekanan adalah [M][L]−1[T]−2\text{[M][L]}^{-1}\text{[T]}^{-2}

  • Pilgan

    Sebuah laboratorium fisika di sekolah memiliki beberapa alat pendingin ruangan atau AC yang masing-masing mempunyai daya sebesar 900 watt. Suatu hari, AC tersebut dinyalakan selama 28.800 sekon. Jika energi listrik yang merupakan hasil perkalian dari daya dan waktu tersebut dibuat ke dalam kWh\text{kWh}, maka berapakah nilai energi listrik satu AC yang sesuai?

    A

    2,7 kWh2,7\ \text{kWh}

    B

    27 kWh27\ \text{kWh}

    C

    72 kWh72\ \text{kWh}

    D

    7,2 kWh7,2\ \text{kWh}

    E

    6,2 kWh6,2\ \text{kWh}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Daya P=900 wattP=900\ \text{watt}

    Waktu t=28.800 st=28.800\ \text{s}

    Ditanyakan:

    Energi listrik dalam satuan kWh\text{kWh}?

    Jawab:

    Untuk mengubah satuan energi listrik ke dalam kWh\text{kWh}, satuan masing-masing besaran harus dikonversikan terlebih dahulu.

    1 kW=1.000 watt1\ \text{kW}=1.000\ \text{watt}, sehingga 900 watt=9001000 kW=0,9 kW900\ \text{watt}=\frac{900}{1000}\ \text{kW}=0,9\ \text{kW}

    1 jam=3.600 s1\ \text{jam}=3.600\ \text{s}, sehingga 28.800 s=28.8003.600jam =8 jam28.800\ \text{s}=\frac{28.800}{3.600}\text{jam}\ =8\ \text{jam}

    energi listrik=daya ×waktu\text{energi listrik}=\text{daya}\ \times\text{waktu}

    =0,9 kW ×8 jam=0,9\ \text{kW}\ \times8\ \text{jam}

    =7,2 kWh=7,2\ \text{kWh}

    Jadi, energi listrik tersebut adalah 7,2 kWh7,2\ \text{kWh}

  • Pilgan

    Berikut ini satuan SI yang setara dengan kgm2/s2\text{kgm}^2\text{/s}^2 adalah ....

    A

    Nm\text{Nm}

    B

    N/m2\text{N/m}^2

    C

    J/s\text{J/s}

    D

    Pa\text{Pa}

    E

    Watt\text{Watt}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Satuan sebuah besaran kgm2/s2\text{kgm}^2\text{/s}^2

    Ditanyakan:

    Satuan yang setara dengan kgm2/s2\text{kgm}^2\text{/s}^2

    Jawab:

    Tinjau masing-masing opsi jawaban dengan menguraikan satuan penyusunnya.

    *Nm=kgms2m\text{Nm}=\text{kg}\frac{\text{m}}{\text{s}^2}\text{m} ⇔kgm2/s2\Leftrightarrow\text{kgm}^2\text{/s}^2

    *N/m2=kgms2m2\text{N/m}^2=\frac{\text{kg}\frac{\text{m}}{\text{s}^2}}{\text{m}^2}

    =kgmm2 s2=\frac{\text{kgm}}{\text{m}^2\ \text{s}^2}

    =kgm s2=\frac{\text{kg}}{\text{m}\ \text{s}^2} ⇔kg/ms2\Leftrightarrow\text{kg/ms}^2

    *Pa=N/m2\text{Pa}=\text{N/m}^2 ⇔kg/ms2\Leftrightarrow\text{kg/ms}^2

    *J/s=kgm2s2s\text{J/s}=\frac{\text{kg}\frac{\text{m}^2}{\text{s}^2}}{\text{s}}

    =kgm2s3=\frac{\text{kg}\text{m}^2}{\text{s}^3} ⇔kgm2/s3\Leftrightarrow\text{kgm}^2\text{/s}^3

    *Watt=J/s\text{Watt}=\text{J/s} ⇔kgm2/s3\Leftrightarrow\text{kgm}^2\text{/s}^3

    Jadi, satuan yang setara adalah Nm\text{Nm}

  • Pilgan

    Sebuah truk mengangkut pasir yang memiliki massa jenis sebesar 1,5×10−3 g/cm31,5\times10^{-3}\ \text{g/cm}^3. Truk tersebut bergerak di jalan lurus dengan kelajuan sebesar 144 km/jam144\ \text{km/jam}. Jika satuan massa jenis dan kelajuan tersebut diubah ke dalam satuan SI, maka nilai masing-masing menjadi ....

    A

    1,5 kg/m31,5 \text{ kg/m}^3 dan 40 m/s40\ \text{m/s}

    B

    15 kg/m315\ \text{kg/m}^3 dan 20 m/s20\ \text{m/s}

    C

    1,5×10−3 kg/m31,5\times10^{-3}\ \text{kg/m}^3 dan 24 m/s24\ \text{m/s}

    D

    150 kg/m3150 \text{ kg/m}^3 dan 40 m/s40\ \text{m/s}

    E

    15×103  kg/m315\times10^3\ \text{ kg/m}^3 dan 30 m/s30\ \text{m/s}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa jenis =1,5×10−3 g/cm3=1,5\times10^{-3}\ \text{g/cm}^3

    Kelajuan =144 km/jam=144\ \text{km/jam}

    Ditanyakan:

    Nilai massa jenis dan kelajuan dalam satuan SI?

    Jawab:

    1) Massa jenis

    1,5×10−3 g/cm3=1,5×10−3 g1 cm31,5\times10^{-3}\ \text{g/cm}^3=\frac{1,5\times10^{-3}\ \text{g}}{1\ \text{cm}^3}

    satuan gram diubah ke dalam kilogram berarti dikali dengan 10−310^{-3} dan satuan

    cm3\text{cm}^3 diubah ke dalam m3\text{m}^3 berarti dikali dengan 10−610^{-6}, menjadi:

    1,5×10−3×10−3 kg1×10−6 m3=1,5×10−6 kg10−6 m3\frac{1,5\times10^{-3}\times10^{-3}\ \text{kg}}{1\times10^{-6}\ \text{m}^3}=\frac{1,5\times10^{-6}\ \text{kg}}{10^{-6}\ \text{m}^3}

    =1,5 kgm3=\frac{1,5\ \text{kg}}{\text{m}^3} ⇔1,5 kg/m3\Leftrightarrow1,5\ \text{kg/}\text{m}^3

    2) Kelajuan

    144 km/jam=144 km1 jam144\ \text{km/jam}=\frac{144\ \text{km}}{1\ \text{jam}}

    satuan kilometer diubah ke dalam meter berarti dikali dengan 1.000, dan satuan jam diubah ke dalam sekon berarti dikali dengan 3.600, menjadi:

    144×1.000 m1×3.600 s=144.000 m3.600 s\frac{144\times1.000\ \text{m}}{1\times3.600\ \text{s}}=\frac{144.000\ \text{m}}{3.600\ \text{s}}

    =40 m1 s=\frac{40\ \text{m}}{1\ \text{s}} ⇔40 m/s\Leftrightarrow40\ \text{m/}\text{s}

    Jadi, masing-masing nilainya menjadi 1,5 kg/m31,5\ \text{kg/m}^3 dan 40 m/s40\ \text{m/}\text{s}

  • Pilgan

    Jika mm dalam kilogram, tt dalam sekon, vv dalam m/s\text{m/s}, dan xx dalam meter, maka satuan SI dari hasil operasi (mx3)vt x\left(\frac{m}{x^3}\right)\frac{v}{t}\ x adalah ....

    A

    kgm/s\text{kgm/s}

    B

    kg/ms2\text{kg/ms}^2

    C

    kg/m3s\text{kg/m}^3\text{s}

    D

    kgm2/s2\text{kgm}^2\text{/s}^2

    E

    kgm3/s2\text{kgm}^3\text{/s}^2

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Satuan m=kgm=\text{kg}

    Satuan t=st=\text{s}

    Satuan v=m/sv=\text{m/s}

    Satuan x=mx=\text{m}

    Ditanyakan:

    Satuan (mx3)vt x\left(\frac{m}{x^3}\right)\frac{v}{t}\ x  =...\ =...

    Jawab:

    (mx3)vt x=(kgm3)m/ssm\left(\frac{m}{x^3}\right)\frac{v}{t}\ x=\left(\frac{\text{kg}}{\text{m}^3}\right)\frac{\text{m/s}}{\text{s}}\text{m}

    =(kgm3)m2s2=\left(\frac{\text{kg}}{\text{m}^3}\right)\frac{\text{m}^2}{\text{s}^2}

    =kgms2=\frac{\text{kg}}{\text{ms}^2}

    Jadi, satuan (mx3)vt x\left(\frac{m}{x^3}\right)\frac{v}{t}\ x adalah kg/ms2\text{kg/ms}^2

  • Pilgan

    Dari besaran-besaran berikut, yang memiliki dimensi yang sama adalah ....

    A

    daya dan gaya

    B

    kecepatan dan percepatan

    C

    tekanan dan gaya

    D

    massa jenis dan energi

    E

    energi dan usaha

    Pembahasan:

    Dimensi suatu besaran adalah ekspresi huruf dari kuantitas yang diturunkan dari besaran pokok, tanpa mempertimbangkan nilai numerik.

    Untuk mengetahui dimensi dari beberapa besaran sama atau tidak dapat diketahui dari satuan besaran tersebut. Jika satuannya sama, maka dimensinya juga sama. Kita tinjau masing-masing pilihan jawaban sebagai berikut.

    *energi dan usaha. Kedua besaran memiliki satuan yang sama, yaitu joule. Oleh karena itu, dimensi energi sama dengan dimensi usaha.

    *kecepatan dan percepatan. Satuan kecepatan adalah m/s\text{m/s}, sedangkan percepatan memiliki satuan m/s2\text{m/s}^2. Oleh karena itu, dimensi keduanya berbeda.

    *tekanan dan gaya. Tekanan adalah gaya yang bekerja per satuan luas, sehingga satuannya N/m2\text{N/m}^2. Satuan ini jelas berbeda dengan gaya yaitu N\text{N}. Oleh karena itu, dimensi keduanya berbeda.

    *massa jenis dan energi. Massa jenis merupakan besar massa per satuan volume, sehingga satuannya kg/m3\text{kg/m}^3, sedangkan energi memiliki satuan joule. Oleh karena itu, dimensi keduanya berbeda.

    *daya dan gaya. Daya merupakan besarnya energi yang digunakan tiap satuan waktu, sehingga satuannya J/s\text{J/s}, sedangkan gaya memiliki satuan N\text{N}. Oleh karena itu, dimensi keduanya berbeda.

    Jadi, besaran yang memiliki dimensi sama adalah energi dan usaha.

  • Pilgan

    Diketahui formula dimensi dari usaha adalah [M]x[L]y[T]z\text{[M]}^x\text{[L]}^y\text{[T]}^z. Jika nilai xx, yy, dan zz masing-masing telah ditemukan, maka hasil dari x+3y−6zx+3y-\frac{6}{z} adalah ....

    A

    12

    B

    10

    C

    13

    D

    7

    E

    4

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Dimensi usaha [M]x[L]y[T]z\text{[M]}^x\text{[L]}^y\text{[T]}^z

    Ditanyakan:

    x+3y−6z=x+3y-\frac{6}{z}= ?

    Jawab:

    Usaha W=FsW=Fs, dengan gaya F=maF=ma, percepatan a=vta=\frac{v}{t}, dan kecepatan v=stv=\frac{s}{t}, yang masing masing memiliki dimensi sebagai berikut.

    [s]=[L]\left[s\right]=\text{[L]}

    [v]=[s][t]\left[v\right]=\frac{\left[s\right]}{\left[t\right]} ⇔[L][T]=[L][T]−1\Leftrightarrow\frac{\text{[L]}}{\text{[T]}}=\text{[L][T]}^{-1}

    [a]=[v][t]\left[a\right]=\frac{\left[v\right]}{\left[t\right]} ⇔[L][T]−1[T]=[L][T]−2\Leftrightarrow\frac{\text{[L][T]}^{-1}}{\text{[T]}}=\text{[L][T]}^{-2}

    [F]=[m][a]\left[F\right]=\left[m\right]\left[a\right] ⇔[M]([L][T]−2)=[M][L][T]−2\Leftrightarrow\text{[M]}\left(\text{[L][T]}^{-2}\right)=\text{[M][L][T]}^{-2}

    maka, dimensi usaha menjadi:

    [W]=[F][s]\left[W\right]=\left[F\right]\left[s\right] ⇔([M][L][T]−2)[L]=[M][L]2[T]−2\Leftrightarrow\left(\text{[M][L][T]}^{-2}\right)\text{[L]}=\text{[M][L]}^2\text{[T]}^{-2}

    Nilai xx, yy, dan zz, adalah:

    [M][L]2[T]−2=[M]x[L]y[T]z\text{[M][L]}^2\text{[T]}^{-2}=\text{[M]}^x\text{[L]}^y\text{[T]}^z

    x=1x=1, y=2y=2, dan z=−2z=-2

    sehingga, x+3y−6z=1+3(2)−(6−2)x+3y-\frac{6}{z}=1+3\left(2\right)-\left(\frac{6}{-2}\right)

    =1+6−(−3)=1+6-\left(-3\right)

    =7+3=7+3

    =10=10

    Jadi, hasilnya adalah 10

  • Pilgan

    Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

    1. Dimensi digunakan untuk membuktikan dua besaran fisika setara atau tidak.
    2. Dua besaran atau lebih dapat dijumlahkan atau dikurangkan jika besaran-besaran tersebut memiliki dimensi yang berbeda.
    3. Dimensi digunakan untuk menentukan persamaan yang pasti salah atau mungkin benar.
    4. Dimensi digunakan untuk menurunkan persamaan suatu besaran fisika jika kesebandingan besaran fisika tersebut terhadap besaran-besaran fisika lainnya diketahui.
    5. Dalam menganalisis dimensi, jika kedua ruas memiliki dimensi yang sama, maka sudah pasti rumus tersebut benar.

    Dari uraian di atas, pernyataan yang benar mengenai dimensi, kecuali ....

    A

    3 dan 4

    B

    3 saja

    C

    1 dan 5

    D

    2 dan 5

    E

    1 dan 2

    Pembahasan:

    Beberapa hal tentang dimensi diuraikan sebagai berikut.

    • Dimensi digunakan untuk membuktikan dua besaran fisika setara atau tidak.
    • Dua besaran atau lebih hanya dapat dijumlahkan atau dikurangkan jika besaran-besaran tersebut memiliki dimensi yang sama.
    • Dimensi digunakan untuk menentukan persamaan yang pasti salah atau mungkin benar.
    • Dimensi digunakan untuk menurunkan persamaan suatu besaran fisika jika kesebandingan besaran fisika tersebut terhadap besaran-besaran fisika lainnya diketahui.
    • Jika kedua ruas memiliki dimensi yang sama, itu tidak berarti rumus tersebut benar. Hal ini dikarenakan mungkin terdapat suatu angka atau konstanta pada rumus yang tidak memiliki dimensi, misalnya EK=12mv2EK=\frac{1}{2}mv^2, dengan nilai 12\frac{1}{2} tidak dapat diperoleh dari analisis dimensi.

    Kita tinjau masing-masing pernyataan

    1. Dimensi digunakan untuk membuktikan dua besaran fisika setara atau tidak ⟶\longrightarrow pernyataan benar
    2. Dua besaran atau lebih dapat dijumlahkan atau dikurangkan jika besaran-besaran tersebut memiliki dimensi yang berbeda ⟶\longrightarrow pernyataan salah
    3. Dimensi digunakan untuk menentukan persamaan yang pasti salah atau mungkin benar ⟶\longrightarrow pernyataan benar
    4. Dimensi digunakan untuk menurunkan persamaan suatu besaran fisika jika kesebandingan besaran fisika tersebut terhadap besaran-besaran fisika lainnya diketahui ⟶\longrightarrow pernyataan benar
    5. Dalam menganalisis dimensi, jika kedua ruas memiliki dimensi yang sama, maka sudah pasti rumus tersebut benar ⟶\longrightarrow pernyataan salah

    Jadi, pernyataan yang salah adalah 2 dan 5

  • Pilgan

    Tiga buah besaran masing-masing saling berhubungan satu sama lain membentuk persamaan AB=C2\frac{A}{B}=C^2. Besaran AA memiliki satuan joule dan besaran BB memiliki satuan kilogram. Jika kita masukkan satuan besaran-besaran tersebut ke dalam persamaan di atas, maka CC merupakan besaran ....

    A

    kecepatan

    B

    gaya

    C

    waktu

    D

    percepatan

    E

    energi

    Pembahasan:

    Diketahui:

    AB=C2\frac{A}{B}=C^2

    Satuan A: jouleA:\ \text{joule}s

    Satuan B: kilogramB:\ \text{kilogram}

    Ditanyakan:

    CC adalah besaran ?

    Jawab:

    AB=C2\frac{A}{B}=C^2

    joulekilogram=C2\frac{\text{joule}}{\text{kilogram}}=C^2

    satuan joule merupakan satuan energi yang diperoleh dari perkalian massa dengan jarak pangkat dua per satuan waktu pangkat dua

    kgm2kg s2=C2\frac{\text{kgm}^2}{\text{kg s}^2}=C^2

    m2s2=C2\frac{\text{m}^2}{\text{s}^2}=C^2

    m2s2=C\sqrt{\frac{\text{m}^2}{\text{s}^2}}=C

    ms=C\frac{\text{m}}{\text{s}}=C

    Besaran yang memiliki satuan m/s adalah besaran kecepatan.

    Jadi, C\text{}C adalah besaran kecepatan.

  • Pilgan

    Sebuah lempeng baja dengan luas penampang AA dan panjang ll dipanaskan pada salah satu ujungnya sehingga kalor berpindah ke ujung yang lain dan menghasilkan perbedaan kalor sebesar ΔT\Delta T. Besar laju perpindahan kalor memenuhi persamaan Qt=kAΔTl\frac{Q}{t}=\frac{kA\Delta T}{l}. Dimensi konduktivitas kalor kk dari lempeng baja tersebut adalah ....

    A

    [M][L]2[T]−1[θ]−1\text{[M][L]}^2\text{[T]}^{-1}\text{[}\theta\text{]}^{-1}

    B

    [M][L][T]3[θ]\text{[M][L]}\text{[T]}^3\text{[}\theta\text{]}

    C

    [M][L]−1[T]−1[θ]−1\text{[M][L]}^{-1}\text{[T]}^{-1}\text{[}\theta\text{]}^{-1}

    D

    [M][L][T][θ]\text{[M][L]}\text{[T]}\text{[}\theta\text{]}

    E

    [M][L][T]−3[θ]−1\text{[M][L]}\text{[T]}^{-3}\text{[}\theta\text{]}^{-1}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Luas penampang AA

    Panjang ll

    Beda kalor ΔT\Delta T

    Laju perpindahan kalor Qt=kAΔTl\frac{Q}{t}=\frac{kA\Delta T}{l}

    Ditanyakan:

    Dimensi konduktivitas kalor?

    Jawab:

    Persamaan yang diketahui di soal adalah Qt=kAΔTl\frac{Q}{t}=\frac{kA\Delta T}{l}, sementara yang akan dicari adalah dimensi kk, sehingga persamaannya menjadi QltAΔT=k\frac{Ql}{tA\Delta T}=k.

    Laju perpindahan kalor Qt=kAΔTl\frac{Q}{t}=\frac{kA\Delta T}{l}, dengan QQ adalah energi kalor yang memiliki satuan joule, sama dengan satuan besaran energi yang lain, sehingga kita dapat menggunakan Q=EK=12mv2Q=EK=\frac{1}{2}mv^2, di mana v=stv=\frac{s}{t}. Kemudian luas penampang A=s2A=s^2, dengan dimensi masing-masing besaran diuraikan sebagai berikut.

    panjang ll memiliki satuan sama dengan jarak ss, sehingga [l]=[s]=[L]\left[l\right]=\left[s\right]=\text{[L]}

    [t]=[T]\left[t\right]=\text{[T]}

    [v]=[s][t]\left[v\right]=\frac{\left[s\right]}{\left[t\right]} ⇔[L][T]=[L][T]−1\Leftrightarrow\frac{\text{[L]}}{\text{[T]}}=\text{[L][T]}^{-1}

    [EK]=12[m][v]2\left[EK\right]=\frac{1}{2}\left[m\right]\left[v\right]^2 ⇔[M]([L][T]−1)2=[M][L]2[T]−2\Leftrightarrow\text{[M]}\left(\text{[L][T]}^{-1}\right)^2=\text{[M][L]}^2\text{[T]}^{-2}

    [A]=[s]2\left[A\right]=\left[s\right]^2 ⇔([L])2=[L]2\Leftrightarrow\left(\text{[L]}\right)^2=\text{[L]}^2

    [ΔT]=[T]= [θ]\left[\Delta T\right]=\left[T\right]=\ \text{[}\theta\text{]}

    maka, dimensi konduktivitas kalor menjadi:

    [k]=[Q][l][t][A][ΔT]\left[k\right]=\frac{\left[Q\right]\left[l\right]}{\left[t\right]\left[A\right]\left[\Delta T\right]}

    ([M][L]2[T]−2)[L][T]([L]2)[θ]=[M][L]3[T]−2[L]2[T][θ]\frac{\left(\text{[M][L]}^2\text{[T]}^{-2}\right)\text{[L]}}{\text{[T]}\left(\text{[L]}^2\right)\text{[}\theta\text{]}}=\frac{\text{[M][L]}^3\text{[T]}^{-2}}{\text{[L]}^2\text{[T]}\text{[}\theta\text{]}}

    =[M][L]3 [L]−2[T]−2[T]−1[θ]=\frac{\text{[M][L]}^3\ \text{[L]}^{-2}\text{[T]}^{-2}\text{[T]}^{-1}}{\text{[}\theta\text{]}}

    =[M][L][T]−3[θ]−1=\text{[M][L]}\text{[T]}^{-3}\text{[}\theta\text{]}^{-1}

    Jadi, dimensi konduktivitas kalor kk adalah [M][L][T]−3[θ]−1\text{[M][L]}\text{[T]}^{-3}\text{[}\theta\text{]}^{-1}


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 158.615 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.