Kedudukan suatu meteor dinyatakan dengan persamaan r(t)=(2t2+4t5)i+(5t−3)j . Dimana r dalam meter dan t dalam sekon. Persamaan percepatan rata-rata yang dialami meteor pada waktu 2 detik hingga 5 detik adalah ... m/s.
Persamaan percepatan rata-rata yang dialami meteor pada waktu 2 detik hingga 5 detik a = ?
Jawab:
Kecepatan adalah perubahan posisi suatu partikel dalam selang waktu tertentu
v=ΔtΔr
Karena perubahan posisi dianggap sangat kecil maka posisi diturunkan terhadap waktu menjadi
v=dtdr
v(t)=dtd((2t2+4t5)i+(5t−3)j)
v(t)=((4t+20t4)i+(5)j) m/s
Persamaan kecepatan pada saat 2 detik
v(2)=(4(2)+20(2)4)i+(5)j
v(2)=(8+320)i+(5)j
v(2)=(400)i+(5)j m/s
Persamaan kecepatan pada saat 5 detik
v(5)=(4(5)+20(5)4)i+(5)j
v(5)=(20+12.500)i+(5)j
v(5)=((12.520)i+(5)j) m/s
Dari persamaan kecepatan tersebut, kita dapat mencari persamaan percepatan rata-rata. Percepatan rata-rata adalah perubahan kecepatan yang dialami partikel dalam selang waktu tertentu.
a=ΔtΔv=t2−t1v2−v1
a=t2−t1v(5)−v(2)
a=5−2(12.520i+5j)−(400i+5j)
a=3(12.520i+400i)+(5j−5j)
a=312.120i+0
a=312.120i
a=4.040i
Jadi, persamaan percepatan rata-rata yang dialami meteor pada waktu 2 detik hingga 5 detik adalah 4.040i m/s2.
Persamaan lintasan/posisi r(t)=((7−8t2)i+(3t2)j) m
Waktu t = 8 s
Ditanya:
Koordinat posisi (rx;ry) = ?
Jawab:
Persamaan posisi adalah fungsi dari suatu partikel saat bergerak berdasarkan waktu.
Berdasarkan soal di atas, untuk menentukan koordinat posisi, maka tentukan terlebih dahulu persamaan posisi saat waktu 8 detik dengan memasukkan nilai t pada persamaan. Vektor i berada pada sumbu-X dan vektor j berada pada sumbu-Y.
Seekor nyamuk terbang dari posisi (3; 5) dengan komponen kecepatan vx=((2t)i) m/s dan vy=((3t2+t)j) m. Titik koordinat posisi nyamuk saat 3 detik adalah ... m.
Seekor lebah terbang dengan komponen kecepatan vx=(3t3−2t)i dan vy=(5t2−4)j. Apabila v dalam m/s, maka persamaan percepatan saat 5 detik adalah ... m/s2.
Kecepatan adalah perubahan posisi suatu partikel tiap selang waktu tertentu
v=ΔtΔr
Karena perubahan posisi dianggap sangat kecil, maka posisi diturunkan terhadap waktu menjadi
v=dtdr
Persamaan kecepatan dapat ditulis dengan menggabungkan komponen kecepatan x dan y
v(t)=vx+vy
v(t)=(3t3−2t)i+(5t2−4)j
Dari persamaan kecepatan, kita dapat mencari persamaan percepatan. Percepatan adalah perubahan kecepatan suatu partikel tiap selang waktu tertentu. Karena perubahan kecepatan dianggap sangat kecil, maka kecepatan diturunkan terhadap waktu menjadi
a(t)=dtdv
a(t)=dtd((3t3−2t)i+(5t2−4)j)
a(t)=((9t2−2)i+(10t)j) m/s2
Persamaan percepatan pada saat 5 detik adalah
a(t)=(9t2−2)i+(10t)j
a(5)=(9(5)2−2)i+(10(5))j
a(5)=(225−2)i+(50)j
a(5)=(223i+50j) m/s2
Jadi, persamaan percepatan saat 5 detik adalah (223i+50j) m/s2.
Komponen percepatan pada sebuah partikel yang bergerak adalah ax=(2i) m/s2 dan ay=((2t+1)j) m/s2. Apabila kecepatan awal (0; 2), maka titik koordinat kecepatan pada saat 3 detik adalah ... m/s.
Titik koordinat kecepatan pada saat 3 detik (vx;vy) = ?
Jawab:
Kecepatan awal adalah kecepatan benda pada saat mulai bergerak. Berdasarkan soal, kecepatan awal dalam bentuk koordinat, yang mana 0 adalah komponen x dan 2 adalah komponen y. Jika dibuat dalam sebuah persamaan menjadi
v0=0i+2j
v0=2j
Percepatan adalah perubahan kecepatan yang dialami partikel dalam selang waktu tertentu
a=ΔtΔv
Karena perubahan kecepatan dianggap sangat kecil, maka kecepatan diturunkan terhadap waktu menjadi
a=dtdv
Dengan menggabungkan komponen x dan y diperoleh persamaan percepatan
a(t)=ax+ay
a(t)=2i+(2t+1)j
Untuk mencari persamaan kecepatan pada saat t, persamaan percepatan di atas kita integralkan menjadi
a=dtdv
dv=adt
∫v0vdv=∫adt
v∣v0v=∫adt
v−v0=∫adt
v=v0+∫adt
v(t)=v0+∫adt
v(t)=v0+∫a(t)dt
v(t)=2j+∫(2i+(2t+1)j)dt
v(t)=2j+(2ti+(22t2+1t)j)
v(t)=2j+(2ti+(t2+t)j)
v(t)=2ti+(t2+t+2)j
Persamaan kecepatan pada saat 3 detik
v(t)=2ti+(t2+t+2)j
v(3)=2(3)i+((3)2+3+2)j
v(3)=6i+(9+5)j
v(3)=(6i+14j) m/s
Diperoleh bahwa 6 adalah komponen x dan 14 adalah komponen y karena dilihat dari satuannya yaitu masing-masing i dan j.
Jadi, titik koordinat kecepatan pada saat 3 detik adalah(6; 14) m/s.
Suatu partikel bergerak dari posisi (3i+5j) m hingga posisi (12i−2j) m dalam waktu 15 detik. Komponen kecepatan rata-rata partikel tersebut adalah ... m/s.
Perpindahan merupakan perubahan kedudukan suatu partikel dari posisi satu ke posisi yang lain, Δr=r2−r1.
Sehingga untuk mencari perpindahan posisi atom gas adalah:
Δr=(13i−6j)−(2i−4j)
Δr=(13i−2i)−(6j+4j)
Δr=(11i−2j) m
Hasil yang didapatkan pada perpindahan atom gas masih berupa persamaan yang mengandung satuan vektor (i dan j), sehingga untuk menentukan besar perpindahan, harus dicari resultan dari perpindahan tersebut. Berdasarkan persamaan perpindahan posisi 11i merupakan posisi pada sumbu-X, sedangkan −2j adalah posisi pada sumbu-Y.
Seekor lebah terbang dari posisi awal (0; 0) dengan kecepatan vx=((2t2+5)i) m/s dan vy=((7t)j) m/s. Besar posisi lebah saat 2 detik adalah ... m.