Latihan Fisika Kelas X Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
∞
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
∞
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 6
2. 0
3. 0
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Upin dan Ipin, masing-masing melemparkan bola secara bersamaan. Upin melemparkan bola vertikal ke atas dengan kecepatan 20 m/s20\ \text{m/s}^{ }. Sedangkan Ipin melemparkan bola dari atap rumah yang memiliki ketinggian 80 m80\ \text{m} vertikal ke bawah dengan kecepatan awal yang sama. Pada ketinggian berapakah kedua bola tersebut saling bertemu (dihitung dari tanah)?

    A

    20 m20\text{ m}

    B

    50 m50\text{ m}

    C

    40 m40\text{ m}

    D

    30 m30\text{ m}

    E

    10 m10\text{ m}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kecepatan awal bola Upin, vou=20 m/sv_{ou}=20\ \text{m/s}^{ }

    Kecepatan awal bola Ipin, voi=−20 m/sv_{oi}=-20\ \text{m/s}^{ } (negatif karena arahnya ke bawah)

    Ketinggian mula-mula bola Upin, hou= 0 mh_{ou}=\ 0\ \text{m}

    Ketinggian mula-mula bola Ipin, hoi= 80 mh_{oi}=\ 80\ \text{m}

    Percepatan bola Upin dan Ipin merupakan percepatan gravitasi, au=ai=−g=−10 m/s2a_u=a_i=-g=-10\ \text{m/s}^2 (negatif karena arahnya ke bawah)

    Ditanya:

    Posisi kedua bola bertemu, hh ?

    Dijawab:

    Bola Upin dan bola Ipin akan bertemu pada saat memiliki ketinggian yang sama, sehingga dengan menggunakan persamaan gerak vertikal keatas dan gerak vertikal ke bawah dapat diperoleh waktu saat kedua bola bertemu,

    hu=hih_u=h_i

    ↔ hou+vout+12aut2=hoi+voit+12ait2↔\ h_{ou}+v_{ou}t+\frac{1}{2}a_ut^2=h_{oi}+v_{oi}t+\frac{1}{2}a_it^2

    ↔ hou+vout−12gt2=hoi−voit−12gt2↔\ h_{ou}+v_{ou}t-\frac{1}{2}gt^2=h_{oi}-v_{oi}t-\frac{1}{2}gt^2

    ↔ 0+(20)(t)−(12)(10)(t)2=80−(20)(t)−(12)(10)(t)2\leftrightarrow\ 0+\left(20\right)\left(t\right)-\left(\frac{1}{2}\right)\left(10\right)\left(t\right)^2=80-\left(20\right)\left(t\right)-\left(\frac{1}{2}\right)\left(10\right)\left(t\right)^2

    ↔ 0+20t−5t2=80−20t−5t2↔\ 0+20t-5t^2=80-20t-5t^2

    ↔ 40t=80↔\ 40t=80

    ↔ t=8040=2 s\leftrightarrow\ t=\frac{80}{40}=2\ \text{s}^{ }.

    Selanjutnya, ketinggian bola Upin dan Ipin saat bertemu dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan gerak vertikal ke atas,

    h=hu=hou+vout+12aut2h=h_u=h_{ou}+v_{ou}t+\frac{1}{2}a_ut^2

    ↔ hu=hou+vout−12gt2↔\ h_u=h_{ou}+v_{ou}t-\frac{1}{2}gt^2

    ↔ hu=0+(20)(2)−(12)(10)(2)2\leftrightarrow\ h_u=0+\left(20\right)\left(2\right)-\left(\frac{1}{2}\right)\left(10\right)\left(2\right)^2

    ↔ hu=40−20=20 m\leftrightarrow\ h_u=40-20=20\text{ m}.

    Jadi, bola Upin dan Ipin akan bertemu pada ketinggian 20 m20\text{ m} dari tanah.

  • Pilgan

    Electric car charging | Premium Vector

    Kamu memiliki mobil baru Tesla Model 3 yang memiliki performa akselerasi 5 m/s2. Ketika kamu menyalakan mobil ini, kamu harus melaju sejauh ... terlebih dahulu untuk mencapai kelajuan 90 km/jam.

    A

    90 m

    B

    62,5 m

    C

    75,5 m

    D

    95 m

    E

    80,2 m

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kelajuan akhir vv = 90 km/jam = 25 m/s (dibagi dengan 3,6)

    Percepatan aa = 5 m/s2

    Ditanya:

    Jarak dd = ?

    Jawab:

    Suatu objek dikatakan akselerasi (dipercepat) ketika kecepatan/kelajuan naik seiring waktu sementara suatu objek dikatakan deselerasi (diperlambat) ketika kecepatan/kelajuan turun seiring waktu. Jika kecepatan/kelajuan konstan seiring waktu, maka objek melakukan gerak lurus beraturan.

    Kelajuan yang dihasilkan oleh objek dengan kelajuan awal v0v_0 yang dipacu dengan akselerasi sebesar aa sepanjang jarak dd adalah

    v2=v02+2adv^2=v_0^2+2ad

    Karena mobil baru saja dinyalakan, maka kelajuan awalnya adalah 0 m/s.

    v2=v02+2adv^2=v_0^2+2ad

    d=v2−v022ad=\frac{v^2-v_0^2}{2a}

    =252−022(5)=\frac{25^2-0^2}{2\left(5\right)}

    =62510=\frac{625}{10}

    =62,5=62,5 m

    Jadi, kamu harus melaju sejauh 62,5 m terlebih dahulu untuk mencapai kelajuan 90 km/jam.

  • Pilgan

    32,193 Train Images | Free Photos, Vectors & PSD

    Sebuah kereta cepat memacu kecepatannya dari 30 m/s menjadi 40 m/s dalam waktu 10 detik. Akselerasi kereta adalah sebesar ....

    A

    20 m/s2

    B

    1 m/s2

    C

    4 m/s2

    D

    10 m/s2

    E

    2 m/s2

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kecepatan awal v0v_{\text{}\text{0}} = 30 m/s

    Kecepatan akhir vv = 40 m/s

    Waktu tt = 10 s

    Ditanya:

    Akselerasi/percepatan aa = ?

    Jawab:

    Suatu objek dikatakan akselerasi (dipercepat) ketika kecepatan/kelajuan naik seiring waktu sementara suatu objek dikatakan deselerasi (diperlambat) ketika kecepatan/kelajuan turun seiring waktu. Jika kecepatan/kelajuan konstan seiring waktu, maka objek melakukan gerak lurus beraturan. Akselerasi dapat dicari menggunakan persamaan a=v−v0ta=\frac{v-v_0}{t}. Jika aa bernilai negatif, maka objek melakukan deselerasi.

    a=v−v0ta=\frac{v-v_0}{t}

    =40−3010=\frac{40-30}{10}

    =1=1 m/s2

    Jadi, akselerasi kereta adalah sebesar 1 m/s2.

  • Pilgan

    Sebuah rollercoaster bergerak menurut grafik kelajuan terhadap waktu berikut.

    Panjang lintasan rollercoaster adalah ....

    A

    750 m

    B

    550 m

    C

    450 m

    D

    250 m

    E

    600 m

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Grafik kelajuan terhadap waktu.

    Ditanya:

    Panjang lintasan rollercoaster dd = ?

    Jawab:

    Pada grafik v−tv-t (grafik kelajuan terhadap waktu), jarak yang ditempuh oleh suatu objek adalah hasil penjumlahan kelajuan sesaat dikali partisi waktu atau d=ΣvΔtd=\Sigma v\Delta t. Dengan kata lain, jarak yang ditempuh oleh suatu objek adalah luas di bawah grafik kelajuan terhadap waktu tersebut.

    Luas di bawah grafik dapat dibagi menjadi 3 jenis bangun sebagai berikut.

    Luas Bangun I

    LI=12(sisi atas+sisi bawah)(tinggi)L_{\text{I}}=\frac{1}{2}\left(\text{sisi atas}+\text{sisi bawah}\right)\left(\text{tinggi}\right)

    =12((15−5)+(15−0))(20−0)=\frac{1}{2}\left(\left(15-5\right)+\left(15-0\right)\right)\left(20-0\right)

    =12(10+15)(20)=\frac{1}{2}\left(10+15\right)\left(20\right)

    =250=250 m

    Luas Bangun II

    LII=12(sisi atas+sisi bawah)(tinggi)L_{\text{II}}=\frac{1}{2}\left(\text{sisi atas}+\text{sisi bawah}\right)\left(\text{tinggi}\right)

    =12((15−0)+(20−0))(20−15)=\frac{1}{2}\left(\left(15-0\right)+\left(20-0\right)\right)\left(20-15\right)

    =12(15+20)(5)=\frac{1}{2}\left(15+20\right)\left(5\right)

    =87,5=87,5 m

    Luas Bangun III

    LIII=12(sisi atas+sisi bawah)(tinggi)L_{\text{III}}=\frac{1}{2}\left(\text{sisi atas}+\text{sisi bawah}\right)\left(\text{tinggi}\right)

    =12((25−20)+(30−20))(15−0)=\frac{1}{2}\left(\left(25-20\right)+\left(30-20\right)\right)\left(15-0\right)

    =12(5+10)(15)=\frac{1}{2}\left(5+10\right)\left(15\right)

    =112,5=112,5 m

    Panjang keseluruhan lintasan rollercoaster adalah penjumlahan dari semua bangun.

    d=LI+LII+LIIId=L_{\text{I}}+L_{\text{II}}+L_{\text{III}}

    =250+87,5+112,5=250+87,5+112,5

    =450=450 m

    Jadi, panjang lintasan rollercoaster adalah 450 m.

  • Pilgan

    (Sumber Gambar: pinterest.com)


    Dian Sastrowardoyo, seorang artis kenamaan Indonesia melakukan liburan ke Kapadokia, sebuah daerah bersejarah di Anatolia Tengah Turki. Ia menaiki balon udara (salah satu wisata di Kapadokia) yang bergerak naik ke atas dengan kecepatan 11 m/s11\ \text{m/s}. Saat balon udara mencapai ketinggian 70 m70\ \text{m}, Dian melepaskan topi yang dikenakannya ke bawah. Berapakah kecepatan topi ketika mengenai tanah?

    A

    19 m/s19\ \text{m/s}

    B

    59 m/s59\ \text{m/s}

    C

    49 m/s49\ \text{m/s}

    D

    29 m/s29\ \text{m/s}

    E

    39 m/s39\ \text{m/s}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Ketinggian mula-mula topi saat dilepas, ho=70 mh_o=70\ \text{m}

    Ketinggian akhir topi saat mengenai tanah, h=0 mh_{ }=0\ \text{m}

    Kecepatan mula-mula topi saat dilepas sama dengan kecepatan balon, vo=11 m/sv_o=11\ \text{m/s}

    Percepatan topi saat jatuh ke bawah merupakan percepatan gravitasi yang nilainya negatif karena arahnya ke bawah, a=−g=−10 m/s2a=-g=-10\ \text{m/s}^2

    Ditanya:

    Kecepatan topi saat mengenai tanah, vv ?

    Dijawab:

    Dengan menggunakan persamaan GLBB diperoleh,

    h=ho+vot+12at2h=h_o+v_ot+\frac{1}{2}at^2

    ↔ h=ho+vot−12gt2↔\ h=h_o+v_ot-\frac{1}{2}gt^2

    ↔ 0=70+(11)(t)−(12)(10)(t)2\leftrightarrow\ 0=70+\left(11\right)\left(t\right)-\left(\frac{1}{2}\right)\left(10\right)\left(t\right)^2

    ↔ 5t2−11t−70=0↔\ 5t^2-11t-70=0

    ↔ (5t+14)(t−5)=0↔\ \left(5t+14\right)\left(t-5\right)=0

    ↔ t=−145s (tidak memenuhi)\leftrightarrow\ t=-\frac{14}{5}\text{s (tidak memenuhi)} atau  t=5 s (memenuhi)\ t=5\ \text{s (memenuhi)}

    Kecepatan topi saat dilepas sampai dengan mengenai tanah membutuhkan waktu selama 5 s5\ \text{s} dapat diperoleh dari persamaan,

    v=vo+atv=v_o+at

    ↔ v=vo−gt↔\ v=v_o-gt

    ↔ v=11−(10)(5)\leftrightarrow\ v=11-\left(10\right)\left(5\right)

    ↔ v=11−50=−39 m/s\leftrightarrow\ v=11-50=-39\ \text{m/s}.

    (Tanda negatif menunjukkan arah topi ke bawah)

    Jadi, besar kecepatan topi hingga mengenai tanah adalah 39 m/s39\ \text{m/s}.

  • Pilgan

    Sebuah kereta moda raya terpadu (MRT) bergerak berdasarkan grafik berikut.

    Jarak yang ditempuh kereta selama 2 menit pertama adalah ....

    A

    0,2 km

    B

    0,8 km

    C

    0,4 km

    D

    1 km

    E

    0,6 km

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Grafik kelajuan terhadap waktu.

    Ditanya:

    Jarak yang ditempuh pada saat tt = 2 menit ?

    Jawab:

    Pada grafik v−tv-t (grafik kelajuan terhadap waktu), jarak yang ditempuh oleh suatu objek adalah hasil penjumlahan kelajuan sesaat dikali partisi waktu atau d=ΣvΔtd=\Sigma v\Delta t. Dengan kata lain, jarak yang ditempuh oleh suatu objek adalah luas di bawah grafik kelajuan terhadap waktu tersebut.

    Pada dua menit pertama, luas di bawah grafik membentuk segitiga siku-siku dengan luas alas AA = 2 menit dan tinggi TT = 0,8 km/menit. Sehingga jarak yang ditempuh adalah

    d=12ATd=\frac{1}{2}AT

    =12(2)(0,8)=\frac{1}{2}\left(2\right)\left(0,8\right)

    =0,8=0,8 km

    Jadi, jarak yang ditempuh kereta selama 2 menit pertama adalah 0,8 km.

  • Pilgan

    Pagi ini Beno bangun lebih siang dari biasanya, sehingga Ia harus bergegas menuju sekolah. Beno mengendarai sepeda motor dengan kecepatan konstan 15 m/s15\text{ m/s}. Karena terburu-buru, tanpa sadar Ia menerobos lampu merah di sebuah jalan simpang empat. Polisi yang menyadari hal tersebut dengan sigap mengejar Beno dengan mempercepat sepeda motornya sebesar 2 m/s22\ \text{m/s}^2 dari keadaan diam. Berapakah waktu yang dibutuhkan polisi untuk menyusul Beno?

    A

    25 s25\text{ s}

    B

    5 s5\text{ s}

    C

    20 s20\text{ s}

    D

    15 s15\text{ s}

    E

    10 s10\text{ s}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kecepatan motor Beno, vB=15 m/sv_B=15\ \text{m/s}^{ }

    Percepatan motor polisi, aP=2 m/s2a_P=2\ \text{m/s}^2

    Ditanya:

    waktu yang dibutuhkan polisi untuk menyusul Beno, tt ?

    Dijwab:

    Agar polisi dapat menyusul Beno, jarak tempuh polisi (dPd_P) harus sama dengan jarak tempuh Beno (dBd_B). Karena Beno bergerak dengan kecepatan konstan (GLB) dan polisi bergerak dipercepat (GLBB) sehingga diperoleh,

    dP=dBd_P=d_B

    ↔ doP+voPt+12aPt2=doB+vBt↔\ d_{oP}+v_{oP}t+\frac{1}{2}a_Pt^2=d_{oB}+v_Bt

    ↔ 0+(0)(t)+(12)(2)(t)2=0+(15)(t)↔\ 0+(0)(t)+\left(\frac{1}{2}\right)\left(2\right)(t)^2=0+(15)(t)

    ↔ t2=15t↔\ t^2=15t

    ↔ t=15 s↔\ t=15\text{ s}.

    Jadi, waktu yang dibutuhkan polisi untuk menyusul Beno adalah 15 s15\text{ s}.

  • Pilgan

    Zeno melemparkan koin vertikal ke atas dari puncak gedung bertingkat dengan kecepatan 10 m/s10\text{ m/s}. Jika tinggi gedung 120 m120\text{ m}, berapakah ketinggian maksimum koin diukur dari tanah?

    (anggap percepatan gravitasi bumi 10 m/s210\ \text{m/s}^2)

    A

    125 m125\ \text{m}^{ }

    B

    135 m135\ \text{m}^{ }

    C

    140 m140\ \text{m}^{ }

    D

    145 m145\ \text{m}^{ }

    E

    130 m130\ \text{m}^{ }

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kecepatan mula-mula koin, vo=10 m/sv_o=10\text{ m/s}

    Ketinggian gedung, ho=120 mh_o=120\ \text{m}

    Percepatan koin sama dengan percepatan gravitasi bumi yang arahnya ke bawah, a=−g=−10 m/s2a=-g=-10\ \text{m/s}^2

    Ditanya:

    Ketinggian maksimum koin diukur dari tanah, hh?

    Dijawab:

    Sebelum menentukan ketinggian maksimum, terlebih dahulu menentukan waktu tempuh koin hingga di titik tertinggi. Kecepatan koin saat di titik tertinggi sama dengan 0, sehingga dengan menggunakan persamaan GLBB diperoleh,

    v=vo+atv=v_o+at

    ↔ v=vo−gt\leftrightarrow\ v=v_o-gt

    ↔ 0=10−10t\leftrightarrow\ 0=10-10t

    ↔ 10t=10\leftrightarrow\ 10t=10

    ↔ t=1010=1 s\leftrightarrow\ t=\frac{10}{10}=1\text{ s}.


    Selanjutnya, ketinggian maksimum koin dapat diperoleh,

    h=ho+vot+12at2h=h_o+v_ot+\frac{1}{2}at^2

    ↔ h=ho+vot−12gt2\leftrightarrow\ h=h_o+v_ot-\frac{1}{2}gt^2

    ↔ h=120+(10)(1)−(12)(10)(1)2\leftrightarrow\ h=120+\left(10\right)\left(1\right)-\left(\frac{1}{2}\right)\left(10\right)\left(1\right)^2

    ↔ h=120+10−5\leftrightarrow\ h=120+10-5

    ↔ h=125 m\leftrightarrow\ h=125\ \text{m}^{ }.

    Jadi, ketinggian maksimum yang dicapai koin diukur dari tanah adalah 125 m125\ \text{m}^{ }.

  • Pilgan

    Sebuah pesawat terbang berdasarkan grafik berikut.

    Jarak yang ditempuh pesawat selama berakselerasi adalah ....

    A

    2.000 km

    B

    2.700 km

    C

    3.500 km

    D

    700 km

    E

    500 km

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Grafik kelajuan terhadap waktu.

    Ditanya:

    Jarak tempuh pesawat selama berakselerasi dd = ?

    Jawab:

    Pada grafik v−tv-t (grafik kelajuan terhadap waktu), jarak yang ditempuh oleh suatu objek adalah hasil penjumlahan kelajuan sesaat dikali partisi waktu atau d=ΣvΔtd=\Sigma v\Delta t. Dengan kata lain, jarak yang ditempuh oleh suatu objek adalah luas di bawah grafik kelajuan terhadap waktu tersebut.

    Suatu objek dikatakan akselerasi (dipercepat) ketika kecepatan naik seiring waktu sementara suatu objek dikatakan deselerasi (diperlambat) ketika kecepatan turun seiring waktu. Jika kecepatan konstan seiring waktu, maka objek melakukan gerak lurus beraturan.

    Luas di bawah grafik bisa dibagi menjadi 3 jenis bangun sebagai berikut.

    Pesawat berakselerasi dari jam ke-0 hingga jam ke-3. Panjang lintasannya direpresentasikan dengan luas bangun I dan luas bangun II.

    Luas Bangun I

    LI=12(alas)(tinggi)L_{\text{I}}=\frac{1}{2}\left(\text{alas}\right)\left(\text{tinggi}\right)

    =12(2−0)(200−0)=\frac{1}{2}\left(2-0\right)\left(200-0\right)

    =12(2)(200)=\frac{1}{2}\left(2\right)\left(200\right)

    =200=200 km

    Luas Bangun II

    LII=12(sisi atas+sisi bawah)(tinggi)L_{\text{II}}=\frac{1}{2}\left(\text{sisi atas}+\text{sisi bawah}\right)\left(\text{tinggi}\right)

    =12((200−0)+(800−0))(3−2)=\frac{1}{2}\left(\left(200-0\right)+\left(800-0\right)\right)\left(3-2\right)

    =12(200+800)(1)=\frac{1}{2}\left(200+800\right)\left(1\right)

    =500=500 km

    Sehingga jarak yang ditempuh adalah

    d=LI+LIId=L_{\text{I}}+L_{\text{II}}

    =200+500=200+500

    =700=700 km

    Jadi, jarak yang ditempuh pesawat selama berakselerasi adalah 700 km.

  • Pilgan

    Seorang astronot melemparkan sebuah benda ke atas dengan laju tertentu dari permukaan planet mars yang percepatan gravitasinya sepertiga kali percepatan gravitasi bumi. Ketinggian maksimum yang dicapai benda jika dilemparkan di permukaan bumi adalah ....

    A

    tiga kali ketinggian maksimum benda ketika dilempar di permukaan mars

    B

    sama dengan ketinggian maksimum benda ketika dilempar di permukaan mars

    C

    seperdua kali ketinggian maksimum benda ketika dilempar di permukaan mars

    D

    dua kali ketinggian maksimum benda ketika dilempar di permukaan mars

    E

    sepertiga kali ketinggian maksimum benda ketika dilempar di permukaan mars

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Percepatan gravitasi mars 1/3 kali percepatan gravitasi bumi, gm=13gbg_m=\frac{1}{3}g_b

    Ditanya:

    Ketinggian yang dicapai benda ketika dilempar di permukaan bumi, hb ?

    Dijawab:

    Ketinggian suatu benda dengan kelajuan tertentu dapat ditentukan dengan persamaan,

    v2=vo2+2ahv^2=v_o^2+2ah

    Untuk kasus gerak vertikal keatas, maka percepatan yang digunakan adalah percepatan gravitasi yang arahnya menuju pusat planet atau bumi (bernilai negatif, a=−ga=-g ). Sehingga persamaan tersebut dapat dituliskan menjadi,

    v2=vo2−2ghv^2=v_o^2-2gh

    Kecepatan benda pada saat di ketinggian maksimum sama dengan nol, sehingga,

    02=vo2−2gh0^2=v_o^2-2gh

    ↔ 2gh=vo2\leftrightarrow\ 2gh=v_o^2

    ↔ h=vo22g\leftrightarrow\ h=\frac{v_o^2}{2g} .

    Dari persamaan tersebut, dapat diketahui bahwa ketinggian berbanding lurus dengan kuadrat kecepatan dan berbanding terbalik dengan percepatan gravitasi. Pada soal, informasi yang diketahui hanya percepatan gravitasi planet mars. Dengan menganggap laju awal benda sama ketika di mars dan bumi, maka dengan menggunakan perbandingan diperoleh,

    hbhm=gmgb\frac{h_b}{h_m}=\frac{g_m}{g_b}

    ↔ hbhm=13gbgb\leftrightarrow\ \frac{h_b}{h_m}=\frac{\frac{1}{3}g_b}{g_b}

    ↔ hbhm=13\leftrightarrow\ \frac{h_b}{h_m}=\frac{1}{3}

    ↔ hb=13hm\leftrightarrow\ h_b=\frac{1}{3}h_m.

    Jadi, ketinggian maksimum yang dicapai benda ketika dilempar di permukaan bumi adalah 1/3 kali ketinggian maksimum ketika dilempar di permukaan mars.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 158.615 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.