Latihan Fisika Kelas XII Peluruhan dan Aplikasi Iptek Nuklir
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
Benar
0
Salah
1
Dilewati
9

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
2. 0
  • Pilgan
    0

    Premium Vector | Radioactive substance spilled on the floor from a fallen  barrel. flat

    Di sebuah lab ditemukan kebocoran radioisotop nobelium-259 (waktu paruh = 1 jam). Saat investigasi dilakukan pada pukul 14.00, tracer menemukan sisa 4 mol nobelium. CCTV menunjukkan bahwa kebocoran terjadi pada pukul 6.00. Dari fakta-fakta ini, dapat diketahui bahwa nobelium yang bocor adalah sebanyak ....

    A

    256 mol

    B

    2.056 mol

    C

    128 mol

    D

    512 mol

    E

    1.024 mol

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Waktu paruh t12t_{\frac{1}{2}}= 1 jam

    Mol akhir NN = 4 mol

    Waktu tt = 14.00 - 6.00 = 8 jam

    Ditanya:

    Mol awal N0N_0 = ?

    Jawab:

    Atom-atom yang bersifat radioaktif merupakan atom yang memiliki inti tidak stabil. Ketidakstabilan inti ini menyebabkan atom meluruh menjadi atom lain dengan cara mengemisikan atau menyerap partikel tertentu. Lamanya waktu sebuah atom tidak stabil untuk menjadi setengah dari jumlah awalnya disebut waktu paruh (t12t_{\frac{1}{2}}). Sebuah atom yang memiliki waktu paruh t12t_{\frac{1}{2}} dan mol awal sebanyak N0N_0 setelah rentang waktu tt akan tersisa sebanyak N=N0(12)tt12N=N_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}} .

    Sehingga

    N=N0(12)tt12N=N_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}}

    N0=N(12)tt12N_0=\frac{N}{\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}}}

    =4(12)81=\frac{4}{\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{8}{1}}}

    =4(12)8=\frac{4}{\left(\frac{1}{2}\right)^8}

    =4(256)=4\left(256\right)

    =1.024=1.024 mol

    Jadi, diketahui bahwa nobelium yang bocor adalah sebanyak 1.024 mol.

  • Pilgan

    Contoh aplikasi dari radioisotop hidrogen-3 adalah ....

    A

    di bidang kedokteran, sebagai tracer untuk mencari gangguan di dalam organ tubuh manusia

    B

    di bidang industri, sebagai tracer untuk mendeteksi kebocoran pipa minyak

    C

    di bidang arkeologi, untuk menentukan usia fosil

    D

    di bidang energi, sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir

    E

    di bidang militer, sebagai bahan dasar bom nuklir

    Pembahasan:

    Sifat dari unsur radioaktif seperti peluruhan, radiasi, dan inti yang tidak stabil menjadikannya bermanfaat untuk diaplikasikan di berbagai bidang.

    Beberapa kegunaan radioisotop antara lain:

    • Di bidang industri, sodium-24 digunakan untuk mendeteksi kebocoran pada pipa minyak. Sodium-24 dipilih karena sifatnya yang tidak bereaksi dengan rantai hidrokarbon.
    • Di bidang arkeologi, karbon-14 digunakan untuk menentukan usia fosil melalui metode carbon dating.
    • Di bidang kedokteran, banyak radioisotop yang digunakan sebagai tracer untuk mencari gangguan di dalam organ tubuh manusia. Contohnya seperti iodium-131 (digunakan pada organ tiroid dan paru-paru), kromium-51 (digunakan pada organ limpa), teknetium-99 (digunakan pada organ tulang dan paru-paru), dan galium-67 (digunakan pada organ getah bening).
    • Di bidang energi, uranium-235 dan plutonium-235 digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir.
    • Di bidang militer, hidrogen-3 digunakan sebagai bahan dasar bom nuklir hidrogen.

    Jadi, contoh aplikasi dari radioisotop hidrogen-3 adalah di bidang militer, sebagai bahan dasar bom nuklir.

  • Pilgan

    Radiology Department Images | Free Vectors, Stock Photos & PSD

    Sebuah rumah sakit berencana untuk menambah fasilitas ruang radiologi. Alat-alat pada ruangan tersebut dapat menghasilkan radiasi hingga 64 MeV sementara standar radiasi yang diperbolehkan adalah 2 MeV. Karena itu, kamu dipanggil untuk mendesain dinding isolasi. Kamu diperbolehkan mengunakan timbal dengan HVL sebesar 4,8 mm. Ketebalan timbal yang kamu butuhkan adalah ....

    A

    32 mm

    B

    20 mm

    C

    24 mm

    D

    46 mm

    E

    52 mm

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Half value layer HVLHVL = 4,8 mm

    Intensitas radiasi akhir EE = 2 MeV

    Intensitas radiasi awal E0E_0 = 64 MeV

    Ditanya:

    Ketebalan bahan xx = ?

    Jawab:

    Peluruhan atom-atom radioaktif akan menghasilkan partikel radiasi seperti partikel alfa, beta, dan gamma. Partikel ini dapat menembus benda-benda tertentu. Sebuah medium digunakan untuk menyerap paparan radiasi sehingga intensitas radiasinya berkurang setelah melewati medium tersebut. Pelemahan intensitas radiasi ini secara matematis dirumuskan dengan E=E0(12)xHVLE=E_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{x}{HVL}}

    di mana E0E_0 merupakan intensitas radiasi awal (J atau eV), HVLHVL merupakan half value layer atau ketebalan yang dibutuhkan untuk membuat intensitas radiasi menjadi setengahnya (m), dan xx merupakan ketebalan medium (m).

    E=E0(12)xHVLE=E_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{x}{HVL}}

    2=64(12)x4,82=64\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{x}{4,8}}

    264=12x4,8\frac{2}{64}=\frac{1}{2}^{\frac{x}{4,8}}

    Ubah ke dalam bentuk logaritma.

    x4,8=log12(264)\frac{x}{4,8}=\log_{\frac{1}{2}}\left(\frac{2}{64}\right)

    x4,8=log12(132)\frac{x}{4,8}=\log_{\frac{1}{2}}\left(\frac{1}{32}\right)

    x4,8=log21(25)\frac{x}{4,8}=\log_{2^{-1}}\left(2^{-5}\right)

    x4,8=51log2(2)\frac{x}{4,8}=\frac{-5}{-1}\log_2\left(2\right)

    x4,8=5\frac{x}{4,8}=5

    x=5(4,8)x=5\left(4,8\right)

    =24=24 mm

    Jadi, ketebalan timbal yang kamu butuhkan adalah 24 mm.

  • Pilgan

    Astatin-220 merupakan unsur paling langka di bumi. Astatin memiliki waktu paruh 8 jam. Apabila awalnya terdapat 10 mmol astatin, maka besoknya (24 jam) jumlah astatin menjadi sebanyak ....

    A

    6,25 mmol

    B

    2,50 mmol

    C

    7,50 mmol

    D

    1,25 mmol

    E

    4,75 mmol

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Waktu paruh t12t_{\frac{1}{2}}= 8 jam

    mol awal N0N_0 = 10 mmol

    Waktu tt = 24 jam

    Ditanya:

    mol akhir NN = ?

    Jawab:

    Atom-atom yang bersifat radioaktif merupakan atom yang memiliki inti tidak stabil. Ketidakstabilan inti ini menyebabkan atom meluruh menjadi atom lain dengan cara mengemisikan atau menyerap partikel tertentu. Lamanya waktu sebuah atom tidak stabil untuk menjadi setengah dari jumlah awalnya disebut waktu paruh (t12t_{\frac{1}{2}}). Sebuah atom yang memiliki waktu paruh t12t_{\frac{1}{2}} dan mol awal sebanyak N0N_0 setelah rentang waktu tt akan tersisa sebanyak N=N0(12)tt12N=N_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}} .

    Sehingga

    N=N0(12)tt12N=N_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}}

    =10(12)248=10\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{24}{8}}

    =10(12)3=10\left(\frac{1}{2}\right)^3

    =10(18)=10\left(\frac{1}{8}\right)

    =1,25=1,25 mmol

    Jadi, besoknya (24 jam) jumlah astatin menjadi sebanyak 1,25 mmol

  • Pilgan

    Bunkers Images | Free Vectors, Stock Photos & PSD

    Kamu ditugaskan untuk membuat sebuah bungker yang terbuat dari beton (HVL = 4 cm) untuk menahan radiasi nuklir sebesar 15.360 MeV. Diketahui bahwa manusia bisa menerima radiasi maksimal sebesar 7,5 MeV. Ketebalan beton yang kamu butuhkan adalah ....

    A

    44 cm

    B

    20 cm

    C

    40 cm

    D

    24 cm

    E

    22 cm

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Half value layer HVLHVL = 4 cm

    Intensitas radiasi akhir EE = 7,5 MeV

    Intensitas radiasi awal E0E_0 = 15.360 MeV

    Ditanya:

    Ketebalan bahan xx = ?

    Jawab:

    Peluruhan atom-atom radioaktif akan menghasilkan partikel radiasi seperti partikel alfa, beta, dan gamma. Partikel ini dapat menembus benda-benda tertentu. Sebuah medium digunakan untuk menyerap paparan radiasi sehingga intensitas radiasinya berkurang setelah melewati medium tersebut. Pelemahan intensitas radiasi ini secara matematis dirumuskan dengan E=E0(12)xHVLE=E_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{x}{HVL}}

    di mana E0E_0 merupakan intensitas radiasi awal (J atau eV), HVLHVL merupakan half value layer atau ketebalan yang dibutuhkan untuk membuat intensitas radiasi menjadi setengahnya (m), dan xx merupakan ketebalan medium (m).

    E=E0(12)xHVLE=E_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{x}{HVL}}

    7,5=15.360(12)x47,5=15.360\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{x}{4}}

    7,515.360=12x4\frac{7,5}{15.360}=\frac{1}{2}^{\frac{x}{4}}

    Ubah ke dalam bentuk logaritma.

    x4=log12(7,515.360)\frac{x}{4}=\log_{\frac{1}{2}}\left(\frac{7,5}{15.360}\right)

    x4=log12(12.048)\frac{x}{4}=\log_{\frac{1}{2}}\left(\frac{1}{2.048}\right)

    x4=log21(211)\frac{x}{4}=\log_{2^{-1}}\left(2^{-11}\right)

    x4=111log2(2)\frac{x}{4}=\frac{-11}{-1}\log_2\left(2\right)

    x4=11\frac{x}{4}=11

    x=11(4)x=11\left(4\right)

    =44=44 cm

    Jadi, ketebalan beton yang kamu butuhkan adalah 44 cm.

  • Pilgan

    Heat Damage Images | Free Vectors, Stock Photos & PSD

    Plutonium-239 memiliki waktu paruh 24.000 tahun. Unsur ini banyak digunakan untuk memproduksi bom nuklir atau sumber energi bagi pembangkit listrik tenaga nuklir. Jika saat ini terdapat 1.200 ton plutonium di bumi, maka kemungkinan besar 96.000 tahun yang lalu terdapat sebanyak ... plutonium.

    A

    10.200 ton

    B

    7.600 ton

    C

    19.200 ton

    D

    13.600 ton

    E

    17.800 ton

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Waktu paruh t12t_{\frac{1}{2}}= 24.000 tahun

    Massa akhir mm = 1.200 ton

    Waktu tt = 96.000 tahun

    Ditanya:

    Massa awal m0m_0 = ?

    Jawab:

    Atom-atom yang bersifat radioaktif merupakan atom yang memiliki inti tidak stabil. Ketidakstabilan inti ini menyebabkan atom meluruh menjadi atom lain dengan cara mengemisikan atau menyerap partikel tertentu. Lamanya waktu sebuah atom tidak stabil untuk menjadi setengah dari jumlah awalnya disebut waktu paruh (t12t_{\frac{1}{2}}). Sebuah atom yang memiliki waktu paruh t12t_{\frac{1}{2}} dan massa awal sebanyak m0m_0 setelah rentang waktu tt akan tersisa sebanyak m=m0(12)tt12m=m_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}}.

    Sehingga

    m=m0(12)tt12m=m_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}}

    m0=m(12)tt12m_0=\frac{m}{\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}}}

    =1.200(12)96.00024.000=\frac{1.200}{\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{96.000}{24.000}}}

    =1.200(12)4=\frac{1.200}{\left(\frac{1}{2}\right)^4}

    =1.200(16)=1.200\left(16\right)

    =19.200=19.200 ton

    Jadi, kemungkinan besar 96.000 tahun yang lalu terdapat sebanyak 19.200 ton plutonium.

  • Pilgan

    Atom radon-222 memiliki waktu paruh 4 hari sebelum meluruh menjadi polonium-218 melalui mekanisme peluruhan alpha. Jika awalnya terdapat 165 mg atom radon, maka dalam 20 hari atom radon yang tersisa adalah sebanyak ....

    A

    5 mg

    B

    7,25 g

    C

    0,5 mg

    D

    2 mg

    E

    0,25 mg

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Waktu paruh t12t_{\frac{1}{2}}= 4 hari

    Massa awal m0m_0 = 16 mg

    Waktu tt = 20 hari

    Ditanya:

    Massa akhir mm = ?

    Jawab:

    Atom-atom yang bersifat radioaktif merupakan atom yang memiliki inti tidak stabil. Ketidakstabilan inti ini menyebabkan atom meluruh menjadi atom lain dengan cara mengemisikan atau menyerap partikel tertentu. Lamanya waktu sebuah atom tidak stabil untuk menjadi setengah dari jumlah awalnya disebut waktu paruh (t12t_{\frac{1}{2}}). Sebuah atom yang memiliki waktu paruh t12t_{\frac{1}{2}} dan massa awal sebanyak m0m_0 setelah rentang waktu tt akan tersisa sebanyak m=m0(12)tt12m=m_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}}.

    Sehingga

    m=m0(12)tt12m=m_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}}

    =16(12)204=16\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{20}{4}}

    =16(12)5=16\left(\frac{1}{2}\right)^5

    =16(132)=16\left(\frac{1}{32}\right)

    =0,5=0,5 mg

    Jadi, dalam 20 hari atom radon yang tersisa adalah sebanyak 0,5 mg.

  • Pilgan

    Sekelompok ilmuwan di Rusia berhasil menemukan atom baru yaitu tennessine (117Ts_{117}\text{Ts}) yang sebelumnya dinamai ununseptium. Salah satu isotopnya, tennessine-294 memiliki waktu paruh 51 ms. Waktu paruh yang sangat cepat ini menjadikan alat yang digunakan untuk mengobservasi tennessine harus bisa mendeteksi dengan sangat cepat sebelum atom ini meluruh seutuhnya.

    Apabila ilmuwan berhasil menciptakan 100 atom tennessine, maka waktu deteksi paling maksimal yang dibutuhkan alat observasi adalah .... (log210=3,32\log_210=3,32)

    A

    338,64 ms

    B

    300,04 ms

    C

    395,11 ms

    D

    350,93 ms

    E

    321,34 ms

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Waktu paruh t12t_{\frac{1}{2}}= 51

    Jumlah awal N0N_0 = 100

    Ditanya:

    Waktu deteksi paling maksimal yang dibutuhkan alat observasi tt = ?

    Jawab:

    Atom-atom yang bersifat radioaktif merupakan atom yang memiliki inti tidak stabil. Ketidakstabilan inti ini menyebabkan atom meluruh menjadi atom lain dengan cara mengemisikan atau menyerap partikel tertentu. Lamanya waktu sebuah atom tidak stabil untuk menjadi setengah dari jumlah awalnya disebut waktu paruh (t12t_{\frac{1}{2}}). Sebuah atom yang memiliki waktu paruh t12t_{\frac{1}{2}} dan jumlah awal sebanyak N0N_0 setelah rentang waktu tt akan tersisa sebanyak N=N0(12)tt12N=N_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}}.

    Agar atom masih bisa terdeteksi, jumlah atom haruslah > 1. Sehingga alat observasi harus mampu mendeteksi atom sebelum atom berjumlah < 1 atau telah meluruh seutuhnya.

    Waktu yang diperlukan oleh atom agar tersisa 1 buah adalah

    N=N0(12)tt12N=N_0\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{t_{\frac{1}{2}}}}

    1=100(12)t511=100\left(\frac{1}{2}\right)^{\frac{t}{51}}

    1100=12t51\frac{1}{100}=\frac{1}{2}^{\frac{t}{51}}

    Ubah ke dalam bentuk logaritma.

    t51=log12(1100)\frac{t}{51}=\log_{\frac{1}{2}}\left(\frac{1}{100}\right)

    t51=log21(102)\frac{t}{51}=\log_{2^{-1}}\left(10^{-2}\right)

    t51=21log2(10)\frac{t}{51}=\frac{-2}{-1}\log_2\left(10\right)

    t=2(51)log2(10)t=2\left(51\right)\log_2\left(10\right)

    =2(51)(3,32)=2\left(51\right)\left(3,32\right)

    =338,64=338,64 ms

    Jadi, waktu deteksi paling maksimal yang dibutuhkan alat observasi adalah 338,64 ms.

  • Pilgan

    Sesaat setelah dihasilkan dari peluruhan uranium, thorium-234 merupakan atom yang tidak stabil. Atom itu kembali meluruh melalui proses berikut

    90234Th  90234Th  +X_{90}^{234}\text{Th}\ \rightarrow\ _{90}^{234}\text{Th}\ \ +X

    Partikel XX yang mungkin adalah ....

    A

    partikel alfa (24α)\left(_2^4\alpha\right)

    B

    partikel muon (10μ)\left(_{-1}^0\mu\right)

    C

    partikel beta (10β)\left(_{-1}^0\beta\right)

    D

    partikel gamma (00γ)\left(_0^0\gamma\right)

    E

    partikel neutron (01n)\left(_0^1\text{n}\right)

    Pembahasan:

    Pada setiap reaksi nuklir, berlaku hukum kekekalan massa dan hukum kekekalan muatan. Jumlah dari nomor massa dan nomor atom dari partikel-partikel yang beraksi haruslah sama di awal dan akhir reaksi. Pada reaksi 90234Th  90234Th  +X_{90}^{234}\text{Th}\ \rightarrow\ _{90}^{234}\text{Th}\ \ +X, atom thorium-234 tak stabil meluruh menjadi atom thorium-234 stabil. Nomor massa dan nomor atom pada kedua atom sama. Sehingga partikel yang diemisikan harusnya partikel tidak bermassa dan tidak bermuatan. Partikel yang memenuhi sifat ini adalah partikel gamma (00γ)\left(_0^0\gamma\right).

    Jadi, partikel XX yang mungkin adalah partikel gamma (00γ)\left(_0^0\gamma\right).

  • Pilgan

    Salah satu contoh kegunaan dari radioisotop sodium-24 adalah ....

    A

    di bidang industri, sebagai tracer untuk mendeteksi kebocoran pipa minyak

    B

    di bidang militer, sebagai bahan dasar bom nuklir

    C

    di bidang arkeologi, untuk menentukan usia fosil

    D

    di bidang energi, sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir

    E

    di bidang kedokteran, sebagai tracer untuk mencari gangguan di dalam organ tubuh manusia

    Pembahasan:

    Sifat dari unsur radioaktif seperti peluruhan, radiasi, dan inti yang tidak stabil menjadikannya bermanfaat untuk diaplikasikan di berbagai bidang.

    Beberapa kegunaan radioisotop antara lain:

    • Di bidang industri, sodium-24 digunakan untuk mendeteksi kebocoran pada pipa minyak. Sodium-24 dipilih karena sifatnya yang tidak bereaksi dengan rantai hidrokarbon.
    • Di bidang arkeologi, karbon-14 digunakan untuk menentukan usia fosil melalui metode carbon dating.
    • Di bidang kedokteran, banyak radioisotop yang digunakan sebagai tracer untuk mencari gangguan di dalam organ tubuh manusia. Contohnya seperti iodium-131 (digunakan pada organ tiroid dan paru-paru), kromium-51 (digunakan pada organ limpa), teknetium-99 (digunakan pada organ tulang dan paru-paru), dan galium-67 (digunakan pada organ getah bening).
    • Di bidang energi, uranium-235 dan plutonium-235 digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir.
    • Di bidang militer, hidrogen-3 digunakan sebagai bahan dasar bom nuklir hidrogen.

    Jadi, salah satu contoh kegunaan dari radioisotop sodium-24 adalah di bidang industri, sebagai tracer untuk mendeteksi kebocoran pipa minyak.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 155.841 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.